Sesaat setelah umat muslim selesai melaksanakan ibadah sholat sunnah Iedul Adha pada hari Jumat, 25 Oktober 2012 yang lalu, Pantia Qurban Kanwil DJBC Kalbagtim menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban sejumlah 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing, di halaman Kanwil DJBC Kalbagtim, untuk dibagi-bagikan kepada pihak-pihak yang memerlukann di lingkungan Kanwil DJBC Kalbagtim. Momentum Iedul Qurban adalah saat dimana kita perlu ingat bahwa kita hidup di dunia tidak sendiri dan oleh karenanya sangat penting untuk selalu berbagi.
Tampak dalam gambar, Pembina DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Bapak Oentarto Wibowo (tengah) sedang menyaksikan pemotongan daging kurban.
Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto (duduk, paling kanan) , beristirahat sejenak di Aula Kanwil DJBC Kalbagtim setelah mendapingi Bapak Pembina DWP Kanwil DJBC Kalbagtim dalam acara penyembelihan dan pembagian hewan qurban.
Mari kita berdoa agar kegiatan positif dan disunnahkan dalam agama Islam ini dapat terus berlangsung di masa yang akan datang dan semoga menjadi berkah dan mendatangkan pahala bagi siapa saja yang ikut serta dan mendukung kegiatan ini. Amiin...
Salam berbagi, salam redaksi.
*Eo....**
Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur. Sekretariat: Jalan Jenderal Sudirman 546, Balikpapan Kalimantan Timur.
Minggu, 04 November 2012
Rabu, 31 Oktober 2012
Anggrek dalam lensa....
Apapun jenisnya, bunga anggrek selalu menakjubkan. Ibu Erna Oentarto, Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim adalah salah satu dari sekian banyak pengagum keindahan bunga anggrek. Kebetulan beliau juga menyukai fotografi, sehingga kekaguman akan keanggunan bunga anggrek tersebut diabadikan melalui berbagai hasil jepretan kamera yang beliau bagi untuk ibu-ibu dan para pembaca Blog pada postingan ini...
Selamat menikmati....
Salam keindahan dan keanggunan...
Salam Redaksi..
*eo
Selamat menikmati....
Salam keindahan dan keanggunan...
Salam Redaksi..
*eo
Mengenal Anggrek
Wanita dan bunga, dua "sesuatu" yang tidak dapat dipisahkan :) ... Bunga sering diidentikkan dengan wanita karena keindahannya dan keanggunannya selalu dapat diandalkan untuk menyemarakkan suasana....
Dalam upaya meningkatkan wawasan dan juga memperdalam pengetahuan khususnya tentang tanaman anggrek, DWP Kanwil DJBC Kalbagtim pada hari Kamis, tanggal 25 Oktober 2012 mengundang pakar anggrek Balikpapan, Bapak Mardi untuk berbagi ilmu tentang jenis-jenis anggrek dan cara merawatnya.
Pertemuan dilaksanakan di teras samping rumah dinas Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim dan dihadiri oleh para pengurus dan anggota DWP Kanwil DJBC Kalbagtim maupun sebagian karyawati. Dalam demonya Bapak Mardi memperkenalkan kepada ibu-ibu berbagai jenis anggrek dan cara merawatnya.
Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, ibu-ibu semakin memahami cara merawat dan memelihara anggrek.
Bunga anggrek adalah salah satu kekayaan alam yang luar biasa indah yang ada di tanah air kita tercinta. Dengan aktif memelihara anggrek apalagi berperan dalam membudidayakannya berarti ikut pula melestarikan kekayaan alam tersebut.
Tampak dalam gambar Ketua DWP, Ibu Erna Oentarto berpose bersama sebagian ibu pengurus, dan anggota DWP serta karyawati sesaat sebelum acara selesai.
Mari lestarikan kekayaan alam Indonesia...
Salam Redaksi
*Eo..
Dalam upaya meningkatkan wawasan dan juga memperdalam pengetahuan khususnya tentang tanaman anggrek, DWP Kanwil DJBC Kalbagtim pada hari Kamis, tanggal 25 Oktober 2012 mengundang pakar anggrek Balikpapan, Bapak Mardi untuk berbagi ilmu tentang jenis-jenis anggrek dan cara merawatnya.
Pertemuan dilaksanakan di teras samping rumah dinas Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim dan dihadiri oleh para pengurus dan anggota DWP Kanwil DJBC Kalbagtim maupun sebagian karyawati. Dalam demonya Bapak Mardi memperkenalkan kepada ibu-ibu berbagai jenis anggrek dan cara merawatnya.
Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, ibu-ibu semakin memahami cara merawat dan memelihara anggrek.
Bunga anggrek adalah salah satu kekayaan alam yang luar biasa indah yang ada di tanah air kita tercinta. Dengan aktif memelihara anggrek apalagi berperan dalam membudidayakannya berarti ikut pula melestarikan kekayaan alam tersebut.
Tampak dalam gambar Ketua DWP, Ibu Erna Oentarto berpose bersama sebagian ibu pengurus, dan anggota DWP serta karyawati sesaat sebelum acara selesai.
Mari lestarikan kekayaan alam Indonesia...
Salam Redaksi
*Eo..
Selasa, 30 Oktober 2012
Arisan di Rumah Dinas
Pada hari Kamis, tanggal 25 OKtober 2012 yang lalu, pertemuan rutin DWP Kanwil DJBC Kalbagtim diselenggarakan di rumah dinas Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim, di daerah Klandasan. Pertemuan yang diselenggarakan secara lesehan tersebut berjalan lancar dan penuh keakraban. Ibu Erna Oentarto selaku Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim sengaja mengundang ibu-ibu untuk pertemuan rutin di Rumah Dinas dengan maksud agar memberikan variasi kegiatan, pertemuan kadang di lakukan di Kanwil, di Kantor Pelayanan, di pantai...juga di rumah dinas.
Ibu Erna Oentarto juga berharap agar pertemuan rutin DWP dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif yang bersifat menambah ilmu dan memotivasi para ibu agar semakin mahir dalam berorganisasi.
Tampak dalam gambar, ibu-ibu menikmati melihat isi blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim dengan beberapa posting baru diantaranya tentang pencegahan dini kanker leher rahim, mengenal daun ginseng jawa dan tuntunan melaksanakan sholat Ied.
Pertemuan rutin ini diakhiri dengan arisan, lotere dan doorprice.
Salam Redaksi
*Eo**
Dalam pengarahannya, Ibu Erna Oentarto menyampaikan terima kasih atas kehadiran para ibu dalam pertemuan tersebut dan berharap agar yang belum bisa hadir pada kesempatan itu semoga di lain waktu dapat hadir untuk menyambung dan mempererat silaturahim.
Berhubung keesokan harinya adalah Hari Raya Iedul Qurban, maka Ibu Ketua juga menyampaikan selamat Hari Raya Iedul Qurban khususnya kepada yang muslim dan bersama ibu-ibu membahas tata cara melaksanakan sholat Ied yang juga dapat dibaca di Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim.
Ibu Erna Oentarto juga berharap agar pertemuan rutin DWP dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif yang bersifat menambah ilmu dan memotivasi para ibu agar semakin mahir dalam berorganisasi.
Tampak dalam gambar, ibu-ibu menikmati melihat isi blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim dengan beberapa posting baru diantaranya tentang pencegahan dini kanker leher rahim, mengenal daun ginseng jawa dan tuntunan melaksanakan sholat Ied.
Pertemuan rutin ini diakhiri dengan arisan, lotere dan doorprice.
Salam Redaksi
*Eo**
Jumat, 12 Oktober 2012
Sunnah dan Tuntunan Sholat Iedul Adha
Hari Raya Iedul Adha tahun ini Insya Allah akan jatuh pada hari Jum'at, tanggal 26 Oktober 2012. Persiapan umat Islam dalam menyambutnya sudah mulai terasa diantaranya mempersiapkan diri dan keluarga untuk berqurban. Hal penting lain yang dilakukan oleh umat muslim adalah Sholat Iedul Adha, sebagai sholat sunnah muakkad. Ada baiknya pada kesmepatan ini kita mengingat kembali sunnah dan tuntunan Sholat Iedul Adha agar tata cara ibadah yang kita lakukan benar sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah SWT dan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sunnah dan tuntunan khususnya bagi makmum diantaranya:
1. Mambersihkan diri dan memakai wewangian.
Disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu dan memakai wewangian sebelum melaksanakan Sholat Ied. Akan lebih sempurna bila dilambahkan dengan memotong dan merapikan kuku dan mengenakan pakaian yang bersih dan terbaik.
2. Tidak makan dulu
Berbeda dengan sholat Iedul Fitri yang justru kita dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat sholat. Pada saat akan melaksanakan sholat Iedul Adha dianjurkan untuk tidak makan terlebih dahulu.
3. Dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan.
Sholat Ied dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan. Usahakan rute kita berangkat ke masjid atau lapangan berbeda dengan rute pulang kita. Bagi yang melaksanakan di lapangan, begitu sampai tujuan langsung mengambil tempat sesuai arahan penyelenggara, sehingga shof/barisan sholat rapi dan teratur (tidak melakukan sholat "tahiyatul lapangan"). Jangan lupa bersodaqoh dengan memasukkan sebagian rizki kita ke kotak amal yang biasanya diedarkan oleh panitia.
4. Takbir
Kumandangkan takbir sepanjang perjalana menuju masjid/lapangan maupun setelah berada di masjid/lapangan, sambil menunggu sholat Ied dimulai.
Allahuakbar...Allahuakbar...Allahuakbar...
Laa ilaaha illalahu wallahu akbar...
allahuakbar wa lillahil hamdu....
5. Sholat
Setelah takbiratul ikhrom, dilanjut membaca iftitah. Ikuti imam yang takbir tujuh kali pada rakaat pertama. Baca kalimat tasbih diantara takbir.
Subhanallah wa laaa ilaa ha illallah allahuakbar...
Pada rakaat kedua imam akan mengawalinya dengan lima takbir. Ikuti semua gerakan imam dengan khusyu.
6. Mendengarkan khutbah
Bacaan khutbah juga merupakan bagian dari sholat Ied . Oleh karena itu untuk sempurnanya sholat Ied, para jamaah harus pula mendengarkan khutbah sampai selesai. Kemudian setelah selesai melakukan sholat Iedul Adha kaum muslimin dianjurkan untuk saling bersilaturahim dan melaksanakan penyembelihan hewan qurban kemudian membaginya kepada yang berhak.
Salam silaturahim. Semoga Allah meridhoi amal perbuatan kita...aminn.
Salam Redaksi **Eo
1. Mambersihkan diri dan memakai wewangian.
Disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu dan memakai wewangian sebelum melaksanakan Sholat Ied. Akan lebih sempurna bila dilambahkan dengan memotong dan merapikan kuku dan mengenakan pakaian yang bersih dan terbaik.
2. Tidak makan dulu
Berbeda dengan sholat Iedul Fitri yang justru kita dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat sholat. Pada saat akan melaksanakan sholat Iedul Adha dianjurkan untuk tidak makan terlebih dahulu.
3. Dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan.
Sholat Ied dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan. Usahakan rute kita berangkat ke masjid atau lapangan berbeda dengan rute pulang kita. Bagi yang melaksanakan di lapangan, begitu sampai tujuan langsung mengambil tempat sesuai arahan penyelenggara, sehingga shof/barisan sholat rapi dan teratur (tidak melakukan sholat "tahiyatul lapangan"). Jangan lupa bersodaqoh dengan memasukkan sebagian rizki kita ke kotak amal yang biasanya diedarkan oleh panitia.
4. Takbir
Kumandangkan takbir sepanjang perjalana menuju masjid/lapangan maupun setelah berada di masjid/lapangan, sambil menunggu sholat Ied dimulai.
Allahuakbar...Allahuakbar...Allahuakbar...
Laa ilaaha illalahu wallahu akbar...
allahuakbar wa lillahil hamdu....
5. Sholat
Setelah takbiratul ikhrom, dilanjut membaca iftitah. Ikuti imam yang takbir tujuh kali pada rakaat pertama. Baca kalimat tasbih diantara takbir.
Subhanallah wa laaa ilaa ha illallah allahuakbar...
Pada rakaat kedua imam akan mengawalinya dengan lima takbir. Ikuti semua gerakan imam dengan khusyu.
6. Mendengarkan khutbah
Bacaan khutbah juga merupakan bagian dari sholat Ied . Oleh karena itu untuk sempurnanya sholat Ied, para jamaah harus pula mendengarkan khutbah sampai selesai. Kemudian setelah selesai melakukan sholat Iedul Adha kaum muslimin dianjurkan untuk saling bersilaturahim dan melaksanakan penyembelihan hewan qurban kemudian membaginya kepada yang berhak.
Salam silaturahim. Semoga Allah meridhoi amal perbuatan kita...aminn.
Salam Redaksi **Eo
Selasa, 02 Oktober 2012
Selamat Hari Batik Nasional
Sambutan Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim pada Hari Batik Nasional
Yang saya sayangi dan banggakan Ibu-Ibu pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur.
Hari ini, tanggal 2 Oktober 2012 ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai Hari Batik Nasional. Pemerintah RI melalui Keputusan Presiden Nomor 33 tahun 2009 tertanggal 17 November 2009 menetapkan tanggal 2 Oktober 2012 sebagai Hari Batik Nasional. Tanggal 2 Oktober dipilih karena pada tanggal itulah UNESCO, Badan PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan mengakui batik sebagai salah satu warisan budaya dunia yang lahir dari bumi Indonesia, dan memasukkan batik ke dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia.
Kalau dunia sudah mengakui bahwa batik lahir di bumi pertiwi ini, maka kita sebagai bangsa Indonesia sudah semestinya merasa bangga dan mengekspresikan kebanggaan itu dengan cara menghargai batik itu sendiri, memelihara keberadaannya, memperdalam pengetahuan tentang batik dan menularkanya ke generasi penerus kita, dan melindungi dari kelangkaan.
Di hari Batik Nasional ini saya menghimbau kepara para ibu untuk mengajak anggota keluarga, sanak saudara dan kolega untuk mengenakan batik. Batik yang dikenakan pada momen dan dengan gaya yang pas akan makin memancarkan keelokannya.
Mari hargai, lindungi dan lestarikan budaya negeri Indonesia...
Wassalam Wr. Wb.
Hj. Erna Oentarto
Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim.
(catatan redaksi: batik yang dikenakan oleh Bapak Pembina dan Ibu Ketua adalah sarimbit batik tulis lasem dengan motif negotiating birds)
Sabtu, 29 September 2012
Ginseng Jawa
Ginseng jawa adalah sejenis tanaman perdu yang semi menjalar sehingga dapat digunakan untuk tanaman penutup tanah, dengan bentuk daun memanjang berwarna hijau segar. Ginseng jawa dapat dibiakkan dengan mudah baik melalui stek batang ataupun melalui biji. Tanaman yang menyukai tanah gembur dan penyiramanan yang cukup ini mempunyai bunga mungil yang cantik berwarna merah jambu keunguan. Tak heran tanaman ini dapat pula berfungsi sebagai tanaman hias.
Dari akar sampai daun, ginseng jawa dapat dikonsumsi. Apabila dibiakkan melalui biji, akar tanaman akan cenderung mengembung dan umbi tanaman ini dapat dikeringkan dan diyakini bisa dijadikan ramuan obat-obatan. Sedangkan daunnya dapat diolah menjadi aneka masakan. Bila anda suka mie rebus maka daun ginseng jawa dapat dijadikan campurannya sebagai pengganti daun sawi. Atau daun ginseng jawa dapat ditumis, dimasak ca, atau bahkan dapat pula dimasak menjadi sayur bening atau sup. Yang perlu diingat dalam mengolah, agar daun hijaunya tidak banyak berubah warna, perlu dimasak dengan menggunakan api besar dan cepat.
Tampak dalam gambar di atas, Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto dan Wakil Ketua, Ibu Wulan Djanurindro sedang panen daun ginseng yang tumbuh subur di halaman rumah dinas Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim.
Meskipun belum ada penelitian resmi mengenai khasiat tanaman ginseng jawa ini namun banyak yang meyakini bahwa daunnya bermanfaat untuk menumbuhkan selera makan, meningkatkan kecerdasan, menambah lancar produksi air susu dan daun yang ditumbuk halus dapat dijadikan obat luat untuk menyembuhkan bisul. Yang jelas, daun ginseng jawa mengandung vitamin A dan berserat tinggi. Sedangkan pada akarnya terdapat kandungan zat aktif saponim, flavonoid dan tanin yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Mari memanfaatkan aneka tanaman yang tumbuh di sekitar kita. Allah SWT pasti menciptakan aneka tanaman tersebut dengan berbagai khasiatnya. Subhanallah.
Salam sehat,
Salam redaksi.
**Eo
Senin, 17 September 2012
Ibu-Ibu dan Pantai Lamaru...
Diantara debur ombak memburu...
diantara desau angin menderu....
inilah satu lagi gaya ibu-ibu...
saat arisan dan halal bihalal di pantai Lamaru...
seruuu....
Salam hangat,
Salam Redaksi *Eo
Gaya Teranyar, di Pantai Manggar...
Tanpa banyak komentar...
ini dia..
gaya ibu-ibu teranyar,,,
saat di Pantai Manggar......
Salam santai dari pantai..
Salam Redaksi *Eo
Halal Bi Halal di pantai....
Jum'at pagi, 27 September 2012 adalah hari khusus bagi pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kanwil DJBC Kalbagtim, karena pada hari itu dilaksanakan "moving" arisan dan halal bi halal. Moving arisan maksudnya adalah bahwa kalau biasanya arisan diselenggarakan di aula Kanwil DJBC Kalbagtim atau di aula KPPBC Balikpapan, sekali ini arisan pindah ke.....pantai! Pantai Manggar. Tujuannya adalah untuk variasi, menghindari kemonotonan. Selain itu, pertemuan arisan ini juga ada plus-nya yaitu plus halal bi halal, karena diselenggarakan di bulan Syawal.
Ketua DWP DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto dalam sambutannya mengucapkan selamat hari Raya Iedul Fitri, dan beliau atas nama pribadi, ketua maupun mewakili keluarga menyampaikan permintaan maaf apabila selama bersama-sama dengan ibu-ibu ada hal-hal yang tidak berkenan. Kemudian, Ibu Erna Oentarto juga mengingatkan akan arti penting silaturahim, diantaranya menyambung kembali dan mempererat ukhuwah...
Pada kesempatan ini pula, dikarenakan ada satu anggota yang suaminya telah memasuki masa purna bakti, yaitu Ibu Sair, maka Ibu Erna Oentarto secara khusus menyampaikan terimakasih atas keaktifan Ibu Sair selama ini, dan meminta untuk tetap aktif di dalam kegiatan-kegiatan DWP JCBC Kalbagtim. Ibu Erna Oentarto juga memberi kesempatan kepada Ibu Rudi, anggota baru, untuk memperkenalkan diri dan berharap agar di masa yang akan datang ibu Rudi dapat aktif dalam kegiatan DWP.
Tampak dalam gambar di atas Ibu Erna Oentarto menyampaikan kenang-kenangan tanda kasih dari pengurus dan anggota serta dari pribadi. Alhamdulillah, Ibu sair telah berhasil mendampingi suami sampai pensiun, Insya Allah akhir tugas yang baik. Amiin.
Setelah arisan, acara dilanjutkan dengan halal bi halal. Para ibu bersalaman berkeliling, saling maaf memaafkan disaksikan deburan ombak dan semilir angin pantai Manggar....
Salam hangat, saling memaafkan.
*Redaksi *Eo
Ketua DWP DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto dalam sambutannya mengucapkan selamat hari Raya Iedul Fitri, dan beliau atas nama pribadi, ketua maupun mewakili keluarga menyampaikan permintaan maaf apabila selama bersama-sama dengan ibu-ibu ada hal-hal yang tidak berkenan. Kemudian, Ibu Erna Oentarto juga mengingatkan akan arti penting silaturahim, diantaranya menyambung kembali dan mempererat ukhuwah...
Pada kesempatan ini pula, dikarenakan ada satu anggota yang suaminya telah memasuki masa purna bakti, yaitu Ibu Sair, maka Ibu Erna Oentarto secara khusus menyampaikan terimakasih atas keaktifan Ibu Sair selama ini, dan meminta untuk tetap aktif di dalam kegiatan-kegiatan DWP JCBC Kalbagtim. Ibu Erna Oentarto juga memberi kesempatan kepada Ibu Rudi, anggota baru, untuk memperkenalkan diri dan berharap agar di masa yang akan datang ibu Rudi dapat aktif dalam kegiatan DWP.
Tampak dalam gambar di atas Ibu Erna Oentarto menyampaikan kenang-kenangan tanda kasih dari pengurus dan anggota serta dari pribadi. Alhamdulillah, Ibu sair telah berhasil mendampingi suami sampai pensiun, Insya Allah akhir tugas yang baik. Amiin.
Setelah arisan, acara dilanjutkan dengan halal bi halal. Para ibu bersalaman berkeliling, saling maaf memaafkan disaksikan deburan ombak dan semilir angin pantai Manggar....
Salam hangat, saling memaafkan.
*Redaksi *Eo
Rabu, 29 Agustus 2012
Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Papsmear
Papsmear masih awam di kalangan Perempuan
Hingga saat ini sebagian besar
perempuan Indonesia relatif masih awam terhadap pentingnya “papsmear” atau
pemeriksaan apusan lendir rahim untuk mendeteksi secara dini kemungkinan
dirinya terserang kanker leher rahim.
Papanikolaou test atau Papsmear
adalah metode screening ginekologi,
dicetuskan oleh Georgios Papanikolaou, untuk menemukan
proses-proses premalignant dan malignant di ectocervix, dan infeksi
dalam endocervix dan endometrium. Pap smear digunakan untuk mendeteksi kanker rahim
yang disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV. Kanker Leher Rahim adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim (serviks) yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina). Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi 95% kasus ditemukan HPV (Human Pappiloma Virus) positif. Kanker Leher Rahim merupakan kanker peringkat pertama angka kejadian kanker di Indonesia.
Kapan Melakukan Pap Smear?
Untuk menghindar terjangkit dari penyakit ini,
ada baiknya tiap wanita memeriksakan dirinya (melakukan pap smear) minimal 1-2
tahun sekali terutama bagi wanita yang sudah menikah atau yang telah melakukan hubungan
seksual. Jika selama 3 tahun berturut-turut hasilnya normal, secara otomatis
dokter akan mengurangi frekuensinya.
Berdasarkan informasi yang didapatnya dari YKI
dan Golin Harris, Sigi mengetahui, kanker serviks merupakan penyebab kematian
nomor dua di dunia pada wanita. Penyakit yang disebabkan HPV ini berkembang di
mulut rahim dan seringkali diketahui keberadaannya apabila sudah berada di
stadium lanjut (setelah virus tersebut berkembang sekitar 10-20 tahun di mulut
rahim). Oleh karena itulah, penyakit ini disebut sebagai silent killer ,
karena gejalanya yang baru bisa diketahui setelah si Penderita berada di
stadium lanjut.
Lakukan Papsmear secara rutin agar
Kanker Leher Rahim lebih cepat ditemukan dan lebih besar kemungkinan sembuh.
Waspadai Gejala
Gejala
pada tahap pra kanker /dini biasanya belum timbul. Kalaupun timbul, biasanya
berupa keluar keputihan yang tidak khas. Pada tahap selanjutnya dapat ditemukan
gejala seperti :
- Perdarahan pervagina paskasenggama atau spontan di luar haid.
- Keputihan yang berulang, bau, gatal, atau panas.
- Nyeri di panggul, pinggang, dan tungkai.
- Gangguan berkemih dan pembesaran ginjal.
- Nyeri di kandung kemih dan rektum atau anus.
- Penurunan berat badan secara drastis.
- Perdarahan sesudah menopause.
Selasa, 21 Agustus 2012
Tradisi menyambut dan merayakan Hari Raya Idul Fitri di berbagai negara
Berbeda negara, berbeda budaya,
tentu memiliki perbedaan tradisi pula. Meski sama-sama menyambut dan merayakan
Hari Raya Idul Fitri, namun setiap negara yang memiliki penduduk muslim
kebiasaan mereka tersendiri dalam merayakan hari raya umat Islam ini. Di
Pakistan selain masakan mereka juga menyiapkan manisan-manisan spesial untuk
dimakan bersama. Di Mesir, para pria juga biasanya memberikan hadiah bagi
wanita yang ia cintai, termasuk ibu, istri, anak dan saudara mereka.
Setiap negara muslim di seluruh
dunia memiliki tradisi yang berbeda dalam merayakan lebaran. Dalam merayakan
hari yang istimewa ini, setiap negara muslim di seluruh dunia tentunya memiliki
ragam tradisi tradisi yang berbeda dan menjadi keunikan tersendiri.
Seperti dikutip dari berbagai sumber, berikut
adalah sejumlah tradisi khas lebaran di berbagai belahan dunia:
Suriname
Negara ini bisa dikata memiliki
kedekatan psikologis dengan Indonesia karena sebagian penduduk Suriname
merupakan keturunan suku Jawa yang dikirim ke negeri itu sebagai kuli kontrak
pada masa penjajahan Belanda. Tradisi ied mubarok (lebaran) di negara ini bisa
dibilang sangat unik karena penetapan hari Lebaran dilakukan berdasarkan
perhitungan mereka sendiri dengan menggunakan prajangka atau perhitungan ala
primbon Jawa peninggalan nenek moyang sejak ratusan tahun lalu.
Arab Saudi
Masyarakat di Arab Saudi,
memiliki kebiasaan untuk mendekorasi ulang rumah mereka takala Idul Fitri tiba.
Selain itu, sejumlah perayaan juga digelar untuk menyambut datangnya hari
kemenangan. Sebagai bentuk tanda syukur, aneka macam hadiah dibagikan, dimana
orang yang lebih tua memberikan hadiah kepada mereka yang lebih muda. Masyarakat
Muslim di Saudi Arabia juga kerap membagi-bagikan permen, coklat dan mainan
bagi anak-anak. Bahkan para pedagang permen dan coklat di negara tersebut
sering memberi bonus bagi pembelinya Soal menu Lebaran, umat Islam di sana
menyantap daging domba yang dicampur nasi dan sayuran tradisional sehabis
menjalankan ibadah salat id di pagi hari.
Turki
Lebaran di Turki dikenal dengan istilah Bayram, yang ditandai dengan silaturahmi, mengenakan baju baru dan
saling mengunjungi selama tiga hari berturut-turut. Masyarakat Turki juga
mengenal tradisi sungkeman, yang dilakukan oleh kalangan muda untuk menghormati
orang tua dengan memberikan kecupan sambil mengucap doa lebaran.
Nigeria
Umat Islam di Nigeria merayakan
Idul Fitri dengan sebutan 'Barka da Sallah' yang secara artian sama dengan
'Salam Sejahtera di Hari Raya' untuk saling menyapa diantara kaum muslim. Saat perayaan lebaran, Nigeria menetapkan
hari raya ini sebagai salah satu hari libur nasional selama dua hari
berturut-turut yang ditandai dengan banyak keluarga muslim yang pulang ke
kampung halaman masing-masing untuk mengunjungi keluarga dan kerabat.
China
Dengan lebih dari satu miliar
penduduk, China memiliki 56 suku atau masyarakat etnis yang resmi diakui oleh
negara dengan 10 diantaranya menganut ajaran agama Islam. Kaum muslim di China
yang jumlahnya sekitar 48 juta jiwa, merayakan lebaran secara meriah, dimana
kaum pria mengenakan jas khas dan kopiah putih, sementara wanita memakai baju
hangat dan kerudung setengah tertutup.
Malaysia
Tradisi merayakan Lebaran di
negeri tetangga, bisa dikatakan hampir mirip atau tidak jauh berbeda dari
masyarakat Indonesia. Untuk hidangan lebaran, masyarakat Malaysia menyajikan
ketupat, lemang, lontong, dan rendang. Setelah shalat Id, mereka berziarah ke
makam kerabat. Di rumah, anak-anak akan memberikan hormat kepada orangtua.
Orang yang sudah dewasa dan berpenghasilan memberikan uang kepada kerabat yang
lebih muda.
Australia
Meski negara non-Muslim, umat
Islam di Australia mendapat kebebasan untuk menjalankan agama mereka dengan
fasilitas libur khusus bagi pegawai beragama Islam untuk mengambil cuti.
Bahkan, tradisi Idul Fitri di Australia di meriahkan dengan festival multi
kultur di kota Sydney yang melibatkan ribuan kaum Muslim dan non-Muslim.
Afrika Selatan
Setiap tahun orang-orang akan
berkumpul di Green Point, Cape Town, untuk menyaksikan datangnya hari terakhir
Ramadhan bersama kerabat sambil berbuka puasa. Setelah maghrib, biasanya
diumumkan tentang datangnya hari raya lebaran dan masyarakat berkesempatan
untuk melaksanakan shalat Id yang dilanjutkan dengan berkunjung ke rumah sanak
saudara.
India
Pemeluk islam di India biasanya
akan berkumpul di Jama Masjid yang terletak di New Delhi untuk melakukan shalat
Id. Masjid ini menjadi pusat perayaan Idul Fitri di New Delhi, ibu kota India.
Mereka juga menyiapkan hidangan khusus yang disebut dengan siwaiyaan, yakni
campuran bihun manis dengan buah kering dan susu. Siwaiyaan hadir dalam beragam
bentuk dan warna.
Fiji
Di negara kecil Fiji pun terdapat
tradisi serupa. Negara tersebut memang mayoritas non-Muslim. Namun, ada tradisi
unik dalam perayaan Idul Fitri. Hidangan spesial khas Idul Fitri adalah samai,
mi manis yang dicampur dengan susu. Samai disajikan bersama samosas, sejenis
kari ayam atau daging. Uniknya, hanya kaum pria yang datang ke masjid untuk
shalat Id.
Amerika Serikat
Seperti dikutip dari laman VOA,
komunitas masyarakat muslim yang ada di negara ini menginformasikan datangnya
hari raya lebaran melalui sambungan telepon ataupun internet (e-mail). Uniknya,
karena mayoritas muslim disana merupakan kalangan imigran, maka pakaian yang
dikenakan berwarna-warni sesuai dengan negara asalnya. Selesai shalat, dilanjutkan
dengan saling mengucapkan Happy Eid atau Eid Mubarak antarsesama jemaah Shalat
Id, para kenalan dekat dan kaum kerabat
Iran
Meski termasuk negara Islam yang
cukup besar, perayaan Idul Fitri di negara ini tidak semeriah di Indonesia. Hal
ini dikarenakan kaum muslim di Iran kebanyakan pengikut ajaran Syiah, yang
lebih memilih Idul Fitri sebagai perayaan personal sehingga kurang semarak. Setelah
selesai menjalankan shalat berjamaah di masjid atau lapangan terbuka, perayaan
biasanya dilanjutkan dengan acara silaturahmi keluarga yang diselingi dengan
pemberian makanan atau uang dari keluarga kaya untuk masyarakat yang tidak
berpunya.
Namun, meski berbeda-beda semua
umat muslim di dunia ini memiliki kebiasaan yang sama. Mereka selalu berkumpul
bersama keluarga setelah melaksanakan Sholat Ied di masjid setempat dan saling
bermaaf-maafan.
***EDA***
(Info foto: Masjid Islamic Centre, Samarinda, hasil jepretan Bpk. Oentarto Wibowo)
Jumat, 17 Agustus 2012
Ied Mubarak, 1433 H
Dharma Wanita Persatuan Kanwil DJBC Kalbagtim
mengucapkan:
Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1433 H
Mohon Maaf lahir dan batin
Langganan:
Postingan (Atom)





