Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur. Sekretariat: Jalan Jenderal Sudirman 546, Balikpapan Kalimantan Timur.

Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Oktober 2013

Idul Adha 1434 H





Umat Islam seluruh dunia tahun ini merayakan Idul Adha 1434 H. Perayaan Idul Adha didahului dengan Sholat Id sebelum dilaksanakan acara utama yaitu penyembelihan hewan kurban bagi yang mampu melaksanakan

Penyembelihan hewan kurban bermula dari sejarah monumental Nabi Ibrahim dan puteranya Ismail as. yang sangat patuh dan tunduk terhadap perintah Allah SWT. Penyembelihan hewan kurban itu sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkaddah), bahkan sekalipun itu bukan perintah wajib, tetapi Rasullah saw sangat menekankan perintah penyembelihan bagi yang mampu.

Allah berfirman bahwa bukanlah daging atau darah kurban itu yang sampai kepada Allah, melainkan ketakwaan yaitu kesediaan, ketaatan dan kesetiaan serta keikhlasan memenuhi perintah Allah itulah yang akan sampai kehadirat-Nya.
Ibadah kurban merupakan cara atau jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah mencapai ketakwaan kepada-Nya. Dan penyembelihan kurban itu, juga secara simbolis dapat dipahami, bagaimana seseorang harus menundukkan dan menguasai serta mengendalikan kecenderungan-kecenderungan hewani yang bersemayam di dalam diri setiap manusia.  
Idul Adha adalah momentum menumbuhsuburkan rasa rasa kasih sayang di antara sesama. Idul Adha harus kita manfaatkan sebagai momentum menyambungkan tali silaturahmi, melatih kepekaan, empati terhadap sesama.

Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1434 H

***EDA***

Minggu, 04 November 2012

Iedul Qurban

Sesaat setelah umat muslim selesai melaksanakan ibadah sholat sunnah Iedul Adha pada hari Jumat, 25 Oktober 2012 yang lalu, Pantia Qurban Kanwil DJBC Kalbagtim menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban sejumlah 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing, di halaman Kanwil DJBC Kalbagtim,  untuk dibagi-bagikan kepada pihak-pihak yang memerlukann di lingkungan Kanwil DJBC Kalbagtim. Momentum Iedul Qurban adalah saat dimana kita perlu ingat bahwa kita hidup di dunia tidak sendiri dan oleh karenanya sangat penting untuk selalu berbagi.



Tampak dalam gambar, Pembina DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Bapak Oentarto Wibowo (tengah) sedang menyaksikan pemotongan daging kurban.




Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto (duduk, paling kanan) , beristirahat sejenak di Aula Kanwil DJBC Kalbagtim setelah mendapingi Bapak Pembina DWP Kanwil DJBC Kalbagtim dalam acara penyembelihan dan pembagian hewan qurban.

Mari kita berdoa agar kegiatan positif dan disunnahkan dalam agama Islam ini dapat terus berlangsung di masa yang akan datang dan semoga menjadi berkah dan mendatangkan pahala bagi siapa saja yang ikut serta dan mendukung  kegiatan ini. Amiin...

Salam berbagi, salam redaksi.

*Eo....**


Jumat, 12 Oktober 2012

Sunnah dan Tuntunan Sholat Iedul Adha

Hari Raya Iedul Adha tahun ini Insya Allah akan jatuh pada hari Jum'at, tanggal 26 Oktober 2012. Persiapan umat Islam dalam menyambutnya sudah mulai terasa diantaranya mempersiapkan diri dan keluarga untuk berqurban. Hal penting lain yang  dilakukan oleh umat muslim adalah Sholat Iedul Adha, sebagai sholat sunnah muakkad. Ada baiknya pada kesmepatan ini kita mengingat kembali sunnah dan tuntunan Sholat Iedul Adha agar tata cara ibadah yang kita lakukan benar sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah SWT dan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sunnah dan tuntunan khususnya bagi makmum  diantaranya:


1.  Mambersihkan diri dan memakai wewangian.
 Disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu dan memakai wewangian sebelum melaksanakan Sholat Ied. Akan lebih sempurna bila dilambahkan dengan memotong dan merapikan kuku dan mengenakan pakaian yang bersih dan terbaik.

2. Tidak makan dulu
Berbeda dengan sholat Iedul Fitri yang justru kita dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat sholat. Pada saat akan melaksanakan sholat Iedul Adha dianjurkan untuk tidak makan terlebih dahulu.

3. Dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan.
Sholat Ied dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan. Usahakan rute kita berangkat ke masjid atau lapangan berbeda dengan rute pulang kita. Bagi yang melaksanakan di lapangan, begitu sampai tujuan langsung mengambil tempat sesuai arahan penyelenggara, sehingga shof/barisan sholat rapi dan teratur (tidak melakukan sholat "tahiyatul lapangan"). Jangan lupa bersodaqoh dengan memasukkan sebagian rizki kita ke kotak amal yang biasanya diedarkan oleh panitia.


4. Takbir
Kumandangkan takbir sepanjang perjalana menuju masjid/lapangan maupun setelah berada di masjid/lapangan, sambil menunggu sholat Ied dimulai.
Allahuakbar...Allahuakbar...Allahuakbar...
Laa ilaaha illalahu wallahu akbar...
allahuakbar wa lillahil hamdu....

5. Sholat
Setelah takbiratul ikhrom, dilanjut membaca iftitah. Ikuti imam yang takbir tujuh kali pada rakaat pertama. Baca kalimat tasbih diantara takbir.
Subhanallah wa laaa ilaa ha illallah allahuakbar...
Pada rakaat kedua imam akan mengawalinya dengan lima takbir. Ikuti semua gerakan imam dengan khusyu.

6. Mendengarkan khutbah
Bacaan  khutbah juga merupakan bagian dari sholat Ied . Oleh karena itu untuk sempurnanya sholat Ied, para jamaah harus pula mendengarkan khutbah sampai selesai. Kemudian setelah selesai melakukan sholat Iedul Adha kaum muslimin dianjurkan untuk saling bersilaturahim dan melaksanakan penyembelihan hewan qurban kemudian membaginya kepada yang berhak.

Salam silaturahim. Semoga Allah meridhoi amal perbuatan kita...aminn.
Salam Redaksi  **Eo