Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur. Sekretariat: Jalan Jenderal Sudirman 546, Balikpapan Kalimantan Timur.

Minggu, 01 April 2012

KARTINI: door duisternis tot licht


"Hidup itu akan indah....
dan berbahagia...
apabila..
dalam kegelapan
kita melihat cahaya terang..."
(RA. Kartini)

Andai di tahun 1890-an sudah ada blog, barangkali RA Kartini mempunyai blog dengan dominasi posting berupa curahan pemikiran dan cita-cita beliau dalam mengangkat derajat kaum wanita Indonesia, memperjuangkan kesetaraan, mewujudkan emansipasi.Kepiawaiannya mengekspresikan pikiran-pikiran cemerlangnya terlihat jelas dalam tulisan-tulisan berbentuk surat yang dikirimkan kepada teman-temannya di Belanda.
Karena pemikiran kritisnya, dia cepat memahami bahwa wanita pada zamannya mempunyai pilihan terbatas dan diperlakukan berbeda hanya karena ditakdirkan menjadi wanita, wanita Indonesia, sementara di seberang benua sana, teman-teman wanita Belanda jauh lebih bebas merdeka.


Keprihatinan atas nasib kaumnya serta usahanya untuk mengubah nasib dirinya dan kaumnya terlihat pada cetusan-cetusan pemikiran dalam surat, niatnya memperoleh bea siswa untuk melanjutkan sekolah ke Belanda, usahanya membuat sekolah-sekolah KARTINI di berbagai daerah.
Namun.
Perjuangan itu mesti terhenti oleh takdir, di usia yang sangat belia, 25 tahun, beliau wafat sesaat setelah melahirkan putra pertamanya.
Meskipun demikian.
Seperti halnya sungai yang mempunyai air mengalir tanpa henti, perjuangannyapun tak putus, karena lahir generasi estafet,  wanita-wanita muda Indonesai, penerus cita-cita luhurnya.


Ibu-ibu pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan, mari kita tunjukkan bahwa kita tak menyia-nyiakan perjuangan RA Kartini. Mari membuat dia bangga dengan  kesetaraan dan emansipasi yang telah berhasil kita raih dan nikmati.
Mari kita terus hidupkan optimisme RA Kartini, habis gelap terbitlah terang! Door duisternis tot licht!

Salam Emansipasi!
Salam redaksi.
**eO*

Sabtu, 31 Maret 2012

Blog DWP Go Public

Waah... Blog Dharma Wanita Persatuan Kanwil DJBC Kalbagtim masuk ke Warta Bea Cukai, majalah bulanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai...

Waah...Blog Dharma Wanita Persatuan Kanwil DJBC Kalbagtim masuk pula dalam salah satu ulasan pemberitaan resmi di situs Kanwil DJBC Kalbagtim.....



Blog DWP Kanwil DJBC dimuat di dalam majalah WBC terbit Februari 2012


Situs Kanwil DJBC Kalbagtim memberitakan launching Blog DWP DJBC Kalbagtim

Semua itu artinya, Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim makin hari makin go public, blog ini semakin mempunyai potensi untuk dibaca oleh banyak orang.
Semua itu memicu Tim Redaksi untuk semakin profesional dalam mengisi blog ini, untuk semakin memberi bobot pada setiap postingan yang diterbitkan.

Dengan segala keterbatasan yang ada, Tim Redaksi menyadari  bahwa blog ini masih sangat muda dan belum menampakkan kelebihan yang berarti namun demikian kami akan terus berusaha untuk tampil makin dan makin baik lagi. Oleh itu, segala saran dan masukan yang membangun dan penuh simpati kami harapkan demi proses maju blog ini.
Terimakasih...

Salam Blogger!
Salam Redaksi, **eo*

Kamis, 15 Maret 2012

Akhir Silaturahim

(Kunjungan Ketua DWP DJBC, part 15, the end)

Segenap pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan dari Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur, KPPBC Balikpapan dan KPPBC Banjarmasin mengucapkan terimakasih atas kunjungan Ketua Dharma Wanita Persatuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ibu Agung Kuswandono, pada tanggal 01-03 Maret 2012 di lingkungan Kalimantan Bagian Timur.

Semoga momen tersebut penuh makna dan meninggalkan kesan mendalam.
Semoga Allah SWT selalu memberi kekuatan dan kesehatan kepada kita, sehingga kita mampu terus berkarya, mengabdi dan peduli pada sesama.
Amin.






Salam hangat,
Redaksi
**Eo**

Pernik Kehidupan Nyata

(Kunjungan Ketua DWP DJBC, part 14)

Pernik Kehidupan Nyata

Menyimak kehidupan nelayan di pinggiran anak sungai dan juga di pesisir pantai...
Seringkali terasa menyesakkan dada...
Kesederhanaan, serba keterbatasan, keterbelakangan...
Mengakrabi keseharian tanpa ada pilihan...

Namun barangkali....
Ketabahan dan keikhlasan mereka jauh melampaui yang kita punya...
Wajah "menerima" mereka membuat trenyuh...
Menjadikan kita malu....
Seolah melempar tanya:
"Sudahkah kau ingat syukur?"...

Ya Allah,
Beri mereka peningkatan hidup ke arah kelayakan..
Entaskan dari himpitan kekurangan..
Makmur sejahterakan...
Amiin...











Mari berinstropeksi...
Sudahkah kita memberi?
Ataukah kita hanya mengeksploitasi?
Datang dan pergi tanpa meninggalkan arti?

Salam redaksi,
Salam prihatin untuk sebagian anak negeri yang masih hidup di bawah garis kemiskinan...

*Eo...

Dari Bobongko sampai Gangan KatuyunG

(Kunjungan Ketua DWP DJBC, part 13)

Tak lengkap rasanya kalau tidak mengungkap kuliner apa yang sudah diicipi kelezatannya selama kunjungan Ketua DWP DJBC, Ibu Agung Kuswandono, pada 2-3 Maret 2012 di Banjarmasin yang lalu. Mulai dari camilan ringan sampai "makan berat"nya semua begitu beragam, ada yang mirip dengan kuliner daerah lain tetapi bagaimanapun tetap punya sentuhan khas masing-masing.


Ibu Agung dan ibu-ibu DWP Kanwil DJBC Kalbagtim dan KPPBC Banjarmasin sedang menikmati bobongko, makanan khas Kalimantan Selatan yang cara memasaknya dibungkus dengan daun pisang.

Inilah Bobongko


Kelepon teryata bukan hanya makanan khas Jawa, di Kalimantan Selatan-pun kelepon adalah kudapan favorit. Kelepon Buntut ini ukurannya lebih kecil dari kelepon pada umumnya, namun rasanya tetap "meledak di mulut!"

Sambal dengan rasa dahsyat :)

 Ikan Saluang goreng...renyah kemripik :)

Perkedel ikan....

Kelapa muda, fresh from the tree :)

Patin goreng...



Soto Banjar oh sedapnya...

Sate Banjar...

Sayur labu parang dan rebung... unik...

Inilah gangan katuyung alias sayur keong air tawar....sluuurrpp....

Kekayaan kuliner adalah karunia dari Allah SWT. Manusia diberi-Nya akal fikiran untuk mengolah sumber daya alam menjadi sumber energi untuk kelangsungan hidup dan kehidupan. Alhamdulillah.

Salam hidup sehat, salam mengonsumsi kuliner sehat!
Salam redaksi

**eO+


Minggu, 11 Maret 2012

Ekspresi Penghuni Pulau Kembang

(Kunjungan Ketua DJBC, part 12)

Mengulas tentang Pulau Kembang, sejarah, legenda dan "penghuni"nya-pun telah pernah menjadi salah satu posting Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim ini.

Ibu Agung Kuswandono dan Ibu Erna Oentarto berpose di "ruang kemudi" kelotok :)

Untuk kesempatan kali ini, pada saat Redaksi Blog bersama Ibu Ketua DWP DJBC meninjau salah satu aset wisata Kalimantan ini, Redaksi mengajak untuk nikmati saja aneka ekspresi penghuni Pulau Kembang, Kalimantan Selatan, dari dalam kelotok, diantaranya.........









Salam ekspresif!  :)
Salam Redaksi
++eO##

Bisnis Terapung

(Kunjungan Ketua DWP DJBC, part 11)

Redaksi Blog DWP Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur telah pernah mengulas tentang kegiatan unik masyarakat Kalimantan Selatan yaitu kegiatan bisnis di Pasar Terapung.


Meskipun demikian,  pada kesempatan bersama dengan Ketua DWP DJBC, Ibu Agung Kuswandono, melihat dari dekat transaksi khas di Pasar Apung tersebut pada hari Sabtu, 02 Maret 2012 yang lalu, Redaksi tetap bergairah dengan mendokumentasikan keunikan kegiatan tersebut melalui kamera...









Hidup adalah perjuangan..
Agar mudah dalam berjuang...
Maka berkawan dengan alam adalah pilihan bijak... :)

Salam redaksi
**EO##