Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur. Sekretariat: Jalan Jenderal Sudirman 546, Balikpapan Kalimantan Timur.

Senin, 04 November 2013

Ulang Tahun Blog Yang Ke-2



Hari ini,Senin 4 November 2013 genap 2 (dua) tahun usia blog DWP  DJBC Kalbagtim (Darma Wanita Persatuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur).Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi demi kelangsungan dan eksitensi blog ini. Dalam penulisan blog ini mungkin masih banyak kekurangan yang selama ini kami sampaikan,untuk itu kami perlukan kritik dan saran yang membangun demi kemajuan blog ini.

HAPPY BIRTHDAY Blog DWP DJBC Kalbagtim, semoga tambah maju dan tetap semangat memberikan informasi-informasi yang menarik bagi kita semua.

Salam manis, sukses selalu

***E.D.A***

Sabtu, 02 November 2013

Pertemuan Bulan Oktober 2013



Pada hari kamis, 24 Oktober 2013 yang lalu, pertemuan rutin DWP DJBC Kalbagtim di selenggarakan di aula Kantor Wilayah DJBC Balikpapan. Seperti biasa pertemuan rutin bulan lalu dengan agenda rutin arisan ibu-ibu darma wanita. Alhamdulillah pertemuan berjalan dengan lancar dan penuh keakraban.
Dengan mengenakan seragam resmi DWP DJBC, Ibu-ibu tampak cantik dan anggun dengan balutan busana seragam batik. Acara dilanjutkan foto bersama semua pengurus dan anggota DWP DJBC Kalbagtim dengan ibu ketua DWP DJBC Kalbagtim, Ibu Lies Yusuf Indarto juga ibu wakil ketua, ibu Wulan Djanurendro.
Pada pertemuan rutin ini juga di adakan acara demo masakan dengan mendatangkan ibu–ibu dari product concerto. Demo kali ini di ajarkan cara membuat kue donat dengan menggunakan mesin pengaduk dan pencetak donat, tanpa harus menguleni dengan tangan. Dengan diadakannya demo memasak kali ini di harapkan ibu-ibu dapat membuat kue donat sendiri untuk kudapan bagi keluarga. Banyak pengalaman yang di dapat dalam demo masak kali ini, selain itu diajarkan juga cara pembuatan nugget ayam dan camilan stik keju.

Itulah acara pertemuan rutin ibu-ibu DWP DJBC Kalbagtim bulan Oktober 2013. Semoga di bulan-bulan selanjutnya diisi dengan acara yang lebih menarik dan berwarna dalam menunjang kreatifitas dan ketrampilan bagi ibu-ibu khususnya ibu–ibu DWP DJBC Kalbagtim.

Salam hangat selalu
***E.D.A***

Rabu, 23 Oktober 2013

Idul Adha 1434 H





Umat Islam seluruh dunia tahun ini merayakan Idul Adha 1434 H. Perayaan Idul Adha didahului dengan Sholat Id sebelum dilaksanakan acara utama yaitu penyembelihan hewan kurban bagi yang mampu melaksanakan

Penyembelihan hewan kurban bermula dari sejarah monumental Nabi Ibrahim dan puteranya Ismail as. yang sangat patuh dan tunduk terhadap perintah Allah SWT. Penyembelihan hewan kurban itu sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkaddah), bahkan sekalipun itu bukan perintah wajib, tetapi Rasullah saw sangat menekankan perintah penyembelihan bagi yang mampu.

Allah berfirman bahwa bukanlah daging atau darah kurban itu yang sampai kepada Allah, melainkan ketakwaan yaitu kesediaan, ketaatan dan kesetiaan serta keikhlasan memenuhi perintah Allah itulah yang akan sampai kehadirat-Nya.
Ibadah kurban merupakan cara atau jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah mencapai ketakwaan kepada-Nya. Dan penyembelihan kurban itu, juga secara simbolis dapat dipahami, bagaimana seseorang harus menundukkan dan menguasai serta mengendalikan kecenderungan-kecenderungan hewani yang bersemayam di dalam diri setiap manusia.  
Idul Adha adalah momentum menumbuhsuburkan rasa rasa kasih sayang di antara sesama. Idul Adha harus kita manfaatkan sebagai momentum menyambungkan tali silaturahmi, melatih kepekaan, empati terhadap sesama.

Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1434 H

***EDA***

Jumat, 30 Agustus 2013

Kaftan di Bulan Syawal 1434 Hijriah



Selepas berpuasa Romadlon sebulan penuh ditambah libur sekolah nan panajang, kami pengurus dan anggota Dharma Wanita Bea dan Cukai Kalimantan Timur mengadakan perteman rutin.
Acara yang dilaksanakan tanggal 28 Agustus 2013, jam 09.00 wita di lantai 2 Aula Kanwil Bea dan Cukai Kalimantan Timur diawali dengan pengajian. Pengajian dengan tema halal bi halal dan tanya jawab seputar ilmu agama Islam di sampaikan oleh Ust. Salam Yuci.
 Lanjut acara inti yang di buka oleh Ibu Lies Yossi Indarto Ketua Dharma Wanita) dan presentasi dana beasiswa oleh Ibu Wulan Djanurindro (Waket). Ibu Lies menyampaikan prakata pula untuk Ibu Septi Ade yang akan pindah ke Jakarta.
 Pertemuan kali ini ada acara spesial yaitu lebaran dengan Halal bi halal dan berbagi bea siswa kepada anak-anak yang membutuhkan di lingkungan pegawai .Kantor Bea dan Cukai Balikpapan. Donasi beasiswa diperoleh dari para pengurus Dharma Wanita. 


Perteman bulan Syawal 1434 H ini menjadi berbeda dengan penampilan ibu-ibu yang hadir dengan berbusana Kaftan dengan bermacam warna. Ibu Lies dan Ibu Wulan memberikan doorprise khusus bagi ibu-ibu yang hadir karena berpakaian Kaftan, pakaian khas Timur Tengah. Beginilah penampilan Ibu-Ibu yang hadir dengan mengenakan Kaftan beraneka warna.

Demikian berita yang kami sampaikan, kurang dan lebihnya kami tim redaksi mohon maaf lahir batin.
Taqobalallahu minna waminkum, siyamana wa siyamakum.

By SW




Sabtu, 24 Agustus 2013

Jelajah Hutan Sangkima Taman Nasional Kutai

               

Hutan Lindung....
Begitu indahnya kehangatan dan keakraban alam
 Pohon dan rumput menyambutku dengan tarian  
Kerikil-kerikil tersenyum melihatku datang
Sentuhan sang mentari
desahan angin yang bertiup
Suara-suara binatang-binatang kecil bersautan
Tuhan, betapa indahnya semua ini
Izinkan aku bercengkrama dengan mereka
Dibawah langit Mu nan biru
Untuk mensyukuri setiap detik nikmat dan karunia Mu.


Akhir libur lebaran bulan Agusts 2013 lalu, penulis dan anak-anak diajak suami ke tempat tugas yang baru, Sangata. Di sana ada Pohon Ulin berusia 1 millenium. Kami dari Balikpapan menuju Sangatta dengan perjalanan darat kurang lebih 6-7 jam perjalanan. Bila dengan pesawat dari Balikpapan ke Sangata hanya 1 jam perjalanan udara. Kami menginap dulu di rumah dinas Bea Cukai Sangatta, kemudian akan pergi ke Hutan Sangkima Sabtu siang.



Sabtu siang kami pergi jam 12.00 wita dari Sangata menuju Hutan Sangkima di Jl. Awang Long Tromol Pos 1 Bontang. Lokasinya kanan jalan arah Sangata menuju Bontang, lama perjalanan 30 menit. Setiba disana kami sholat dluhur di Mushola di lokasi tersebut. Kemudian kami beli tiket masuk. Harga tiket @ orang Rp 1.500,00 dan bawa camera dikenakan tiket Rp 3.000,00. Di loket tersebut juga menjual sovenir khas Taman Wisata Hutan Sangkima juga brosure-brosure tentang Wisata Hutan Sangkima (gratis). Sebelum melanjutkan masuk Hutan Sangkima, sebaiknya perhatikan peta besar di samping loket. Serta bekal makanan dan minuman yang cukup.







Kami memulai perjalanan memasuki Hutan Wisata Sangkima, jalanannya terbuat dari papan-papan 
kayu  ulin berjejer. Sepanjang jalan ini menurun dan landai. Setelah beberapa meter kami harus menyeberangi sungai dengan jembatan yang pijakannya juga terbuat dari papan-papan kayu ulin dan
pegangan pada tali di samping kanan kiri kami.
Setelah jembatan, kami berjalan menyusuri papan-papan ulin yang menurun hingga beberapa meter kemudian kami sampai pada Icon Hutan Wisata Sangkima " Pohon Ulin Usia 1 millenium". Pohon Ulin Eusideroxylon zwageri adalah pohon unggulan dan memiliki peranan penting dalam ekosistem Taman Nasional Kutai Hutan Sangkima. Pohon ini hanya bisa tumbuh di huan dataran rendah primer dan sekunder hingga ketinggian 500m. Sedangkan di dunia, pohon ulin hanya terdapat di Indonesia, Malaysia, dan Philipina.
Tinggi pohon ullin umuTaman mnya 20-30 meter dengan diameter 60-120 cm. Namun pada habitat yang sesuai dapat mencapai diameter 2,47 meter seperti yang terdapat diobyek wisata Sangkima, Nasional Kutai. Tumbuhnya terpencar ataupun mengelompok dalam hutan campuran, tetapi sangat jarang di jumpai di rawa.






Biji Ulin membutuhkan waktu yang lama untuk berkecambah bahkan hingga satu tahun dalam kondisi ternaungi. Sehingga perlu campur tangan manusia dalam membantu pertumbuhan biji ulin tersebut dengan melakukan penanaman pada areal-areal terbuka dan perlakuan-perlakuan yang memungkinkan anakan ulin tumbuh dengan baik.
 Dari Pohon Ulin tersebut masih ada jalan ke arah kanan, kami melanjutkan perjalanan. Ada juga beberapa pengunjung yang kembali ke jalan semula untuk pulang. Ternyata jalan yang kami pilih hanya beberapa meter saja yang berpapan ulin. Belok kekanan adalah jalan setapak dan agak becek. Kami  mengikuti terus jalanan setapak tersebut karena memang tidak ada jalan lain atau jalan pintas untuk melanjutkan keliling Hutan Sangkima.

Kemudian sampailah kami pada jembatan ke 2 untuk melewati sungai, balok-balok kecil ulin yang dikait dengan jarak yang sama namun tidak rapat satu sama lain sehingga kami haris melangkah lebar-lebar untuk melewatinya. Sangat menantang, terutama buat anak kami yang bungsu belum genap 7 tahun. Beberapa meter kedepan ada jembatan yang dipenuhi pohon dan ranting-ranting serta tanaman merambat. Namun sekarang sudah tidak banyak lagi tanaman-tanaman di sekitarnya.


Selanjutnya jalanan yang kami lalui makin naik tajam yang datar hanya beberapa langkah kemudian naik lagi hingga ketemu tempat istirahat. Kami istirahat sebentar untuk minum. Jalan lagi setelah beberapa meter akhirnya kami menemui turunan, namun tajam dan tidak rata seperti bekas aliran air kecil. Tetapi tidak becek karena cuaca cerah.Selama perjalanan yang sangat menantang tersebut membuat jantung kita memompa udara lebih cepat. Udara di hutan sangat menyegarkan dan jauh dari polusi.
Sampailah kami di Pemandian 7 Putri, namun airnya sedang sedikit mengalir. kemudian kami berjalan lagi melalui jalan setapak yang ternyata searah dengan aliran air dari Pemandian 7 Putri.

Sampailah pada persimpangan yang membingungkan, karena jalan setapaknya tertutup oleh tanaman-tanaman membuat kami ragu melewatinya. dan tidak ada tanda arah. Kami memutuskan menyeberangi aliran air tersebut dan menembus hutan dengan jalanan yang mendaki dan meraba-raba mana jalan setapak dan mana yang tidak. Karena pohon satu dengan yang lain berjarak seperti setapak dan pohon-pohonnya sama jenisnya. Alhamdulillah kami bertemu dengan pengunjung lain yang ternyata sudah pernah datang ke Hutan Sangkima.

Setelah melewati hutan homogen tersebut kami harus melewati jembatan kecil yang terendam air, namun karena cuaca cerah maka airnya pun sedikit sehingga tinggal becek dan berlumpur. Tanahnya jadi licin bila kita melewatinya.Kami harus hati hati dalam memilih pijakan yang kuat dan tidak licin. terutama saya yang harus melaluinya dengan menggendong anak yang bungsu (7 th).
Selanjutnya kami melewati area padang rumput yang luas dan pada papan petunjuk adalah area perkemahan.jalanannya datar sehingga bisa merilekskan badan sebentar. ternyata didepan masih ada jembatan tali yang panjangnya seperti jembatan yang pertama untuk menyeberangi sungai Sangkima.

Terakhir adalah melewati jembatan tali yang kanan kiri kita ada kawat sepanjang jembatan tali tersebut untuk penopang jembatan dan juga pegangan buat pemakai. Kami melewatinya dengan perasaan mengambang karena ketinggiannya dari sungai dan juga cape serta lapar setelah melewati hutan dan jembatan serta jalanan yang naik turun.Alhamdulillah, kami berhasil juga sampai diakhir perjalanan Jelajah Sangkima yaitu di belakang guest house.

Silahkan teman teman mencoba tantangan dengan memasuki hutan Wisata Sangkima. Sekarang depan lokasi hutan tersebut akan dibangun kantor Inhutani yang menjadi penanggung jawab Hutan Wisata tersebut. Semoga menjadi lebih terawat terutama sajian tantangan yang berupa jembatan dan jalan setapaknya.


By SW (*v*) 









 

Selasa, 09 Juli 2013

Sambut Bulan Ramadlan 1434



Setetes embun di pagi hari

Jatuh menetes di atas bunga melati

Inilah waktunya untuk perbaiki diri

di bulan Romadlon beberapa hari lagi....


Pada acara rutin Dharmawanita bulan Juni 2013 ini, kami membuat acara spesial dalam menyambut Ramadhan yang akan datang beberapa hari lagi.
Kegiatan rutin tersebut diadakan pada Kamis, 27 Juni 2013 jam 09.00 wita      
di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Balikpapan.


Acara tersebut dihadiri oleh Ibu Lies (Ketua Dharma Wanita), Ibu Wulan (wakil ketua) dan segenap pengurus Dharma Wanita Bea dan Cukai Kalimantan Timur.
Rangkaian kegiatannya selain acara rutin juga ada Tausiyah dari Ustadz H. Mujahid. Tausiyah tersebut mengenai persiapan diri baik kesehatan fisik dan mental kita untuk menjalankan ibadah di bulan Romadlon yang akan datang beberapa hari lagi.



Setelah makan siang bersama di lanjutkan sholat dluhur di Masjid At-Taqwa Balikpapan untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke lokasi acara Baksos.



Acara Baksos tersebut kami fokuskan ke panti asuhan yang beberapa bulan lalu mendapat musibah kebakaran. Yaitu Pondok Pesantren anak-anak yatim Nurul Al Khaerat di Spinggan Baru. Pesantren tersebut khusus menerima anak-anak yatim piatu yang berusia SMP dan SMA.

Dalam acara penyerahan tersebut antara lain sepatah dua patah kata tujuan dan penyerahan dana sosial oleh Ibu Wulan Janurendro yang mewakili Ibu Lies Yusuf Indarto yang berhalangan datang.


Kemudian di lanjutkan dengan kalimat sambutan tentang gambaran pesantren dan anak-anak yatim tersebut.
Sebagai acara penutup adalah persembahan Rebana-an oleh anak-anak yatim ikhwan (laki-laki).


Demikian Berita Juni 2013 kami sampaikan.
Kami dari redaksi minta maaf atas keterlambatan dalam publikasi.
Akhir kata:

Tiada kata seindah dzikrullah
Tiada ibadah seindah Sholat
Tiada hari seindah Jum'at
Tiada bulan seindah Romadlon
Tiada hari yang sangat dinanti selain
HARI RAYA Idul FITRI........

Salam Romadlon Al Mubarok 
Selamat Iedul Fitri 1434 H........

by SW  (*v*)

Kamis, 25 April 2013

Peringatan Hari Kartini DW DJBC Kalbagtim


                                                                    

Raden  Ajeng Kartini…
Kau adalah wanita sejati
Cita-citamu luhur untuk memajukan kaummu
Tak gentar kau melawan takdirmu


Raden Ajeng Kartini….                                                              
Kau adalah teladan bagi kami
Kau adalah inspirasi kami
Kau sejajarkan kami di mata dunia
Kau adalah cerminan bagi kami semua

Ingin kurasakan lagi hadirmu
Yang selalu menyemangati jiwa
dan mengingatkan kembali
Bahwa habis gelap terbitlah terang

             

Hari kartini adalah moment untuk memperingati kelahiran ibu Kartini,masyarakat Indonesia biasanya melakukan berbagai macam kegiatan,baik itu  upacara ataupun berbagai kegiatan yang bertujuan  mengenang  jasa beliau.
Dalam rangka merayakan hari kartini Dharmawanita persatuan kanwil DJBC Kalbagtim juga mengisinya dengan berbagai kegiatan yaitu mengadakan lomba menyanyi pergroup  dengan tema lagu wajib ibu kartini dan lagu bebas yang diiringi dengan music orgen tunggal. Selain lomba menyanyi juga di adakan bazaar yang diikuti oleh ibu-ibu Darma wanita DJBC Kalbagtim. Kegiatan tersebut di selenggarakan pada tanggal 18 April 2013 lalu.Dalam kegiatan ini juga dihadiri bapak Yusuf Indarto selaku ketua Pembina DW DJBC Kalbagtim dan sebagian bapak-bapak karyawan di kantor wilayah dan KPPBC Balikpapan.
Bertindak sebagai juri dalam lomba menyanyi ini adalah ibu ketua DW Kalbagtim yaitu Ibu Lies yusuf Indarto ,Ibu wakil ketua yaitu Ibu Wulan Djanurindro dan bapak saiful selaku karyawan BC kanwil Balikpapan. Berdasarkan keputusan juri untuk juara I dengan kriteria suara,penampilan dan kreatifitas adalah group 2  yang beranggotakan
1.Ibu Rudi bayu     (Kanwil Balikpapan)
2.Ibu Tri hartana    (Kanwil Balikpapan)
3. Ibu Ade             (Kanwil Balikpapan)
4. Ibu yanuar         (Kanwil Balikpapan)
5. Ibu Hairani        (Kanwil Balikpapan)
6.Ibu Hendro        (Kantor pelayanan Balikpapan)

Sedangkan untuk juara II adalah di menangkan oleh para karyawati BC Kanwil Balikpapan novitasari (1),novitasari (2),dan merry.
Dalam lomba ini juga dimeriahkan oleh bapak –bapak karyawan dan para customer service.
Untuk kategori karyawan dimenangkan oleh bapak Irfan dari bidang P2 kanwil Balikpapan,
Sedangkan untuk kategori group favorit dimenangkan oleh group dari bidang audit Kanwil Balikpapan .
Demikian rangkaian kegiatan yang di selenggarakan oleh Ibu-ibu DW DJBC Kalbagtim dalam rangka memeriahkan hari kartini . Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan tersebut dapat menambah keakraban diantara anggota darmawanita khususnya dan keluarga besar Kantor Wilayah DJBC Kalbagtim umumnya. Selamat kepada para pemenang.

                  “SELAMAT HARI KARTINI ,TERUTAMA UNTUK WANITA INDONESIA”

Salam redaksi *EDA*