Ibu Erna Oentarto pamit....
Ibu-ibu pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kanwil DJBC Kalbagtim yang saya sayangi...
Ibarat pagi yang pasti berganti malam..
Matahari-pun bergiliran muncul dengan rembulan...
Sementara itu..
Jembatan kehidupan tetap harus dititi...
Ibu-ibu...
Perjumpaan sering berpasangan dengan perpisahan,
Ucapan selamat datang saatnya berganti dengan selamat jalan...
Seiring dengan beralihnya suami ke tempat tugas baru,
Maka sebagai istri, kemanapun harus mendampingi...
Begitu banyak sudah kenangan terekam...
Begitu erat silaturahim terjalin...
Untuk kebersamaan yang singkat namun bermakna
Sungguh berat berucap selamat tinggal...
Mari saling memaafkan..
Mari saling mendoakan....
Ibu-ibu...
Saya pamit...
Salam hangat dan salam kasih sayang
Erna Oentarto Wibowo
PS: saya titip blog ini, semoga tetap dan terus menjadi media para ibu untuk berkiprah dan eksis sesuai kemajuan zaman...amiin
Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur. Sekretariat: Jalan Jenderal Sudirman 546, Balikpapan Kalimantan Timur.
Minggu, 18 November 2012
Minggu, 04 November 2012
Satu Tahun Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim
Hari ini, Minggu 04 November 2012 genap satu tahun umur Blog Dharma Wanita Persatuan Kanwil DJBC Kalbagtim. Karena pada tanggal 04 November satu tahun yang lalu, Blog ini dilaunching secara resmi oleh Pembina DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim, Bapak Oentarto Wibowo...
Blog ini adalah sebuah perjuangan...
Memerlukan keikhlasan dan kesabaran juga kreativitas untuk terus memelihara eksistensinya...
Selamat kepada tim redaksi
dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung Blog ini...
Terus jayalah Dharma Wanita Persatuan..
Maju, pantang menyerah!
Salam hangat penuh semangat, salam Redaksi
*Eo
Blog ini adalah sebuah perjuangan...
Memerlukan keikhlasan dan kesabaran juga kreativitas untuk terus memelihara eksistensinya...
Selamat kepada tim redaksi
dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung Blog ini...
Terus jayalah Dharma Wanita Persatuan..
Maju, pantang menyerah!
Wajah-wajah ceria Tim Redaksi Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim...sukses selalu!
Salam hangat penuh semangat, salam Redaksi
*Eo
Iedul Qurban
Sesaat setelah umat muslim selesai melaksanakan ibadah sholat sunnah Iedul Adha pada hari Jumat, 25 Oktober 2012 yang lalu, Pantia Qurban Kanwil DJBC Kalbagtim menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban sejumlah 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing, di halaman Kanwil DJBC Kalbagtim, untuk dibagi-bagikan kepada pihak-pihak yang memerlukann di lingkungan Kanwil DJBC Kalbagtim. Momentum Iedul Qurban adalah saat dimana kita perlu ingat bahwa kita hidup di dunia tidak sendiri dan oleh karenanya sangat penting untuk selalu berbagi.
Tampak dalam gambar, Pembina DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Bapak Oentarto Wibowo (tengah) sedang menyaksikan pemotongan daging kurban.
Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto (duduk, paling kanan) , beristirahat sejenak di Aula Kanwil DJBC Kalbagtim setelah mendapingi Bapak Pembina DWP Kanwil DJBC Kalbagtim dalam acara penyembelihan dan pembagian hewan qurban.
Mari kita berdoa agar kegiatan positif dan disunnahkan dalam agama Islam ini dapat terus berlangsung di masa yang akan datang dan semoga menjadi berkah dan mendatangkan pahala bagi siapa saja yang ikut serta dan mendukung kegiatan ini. Amiin...
Salam berbagi, salam redaksi.
*Eo....**
Tampak dalam gambar, Pembina DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Bapak Oentarto Wibowo (tengah) sedang menyaksikan pemotongan daging kurban.
Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto (duduk, paling kanan) , beristirahat sejenak di Aula Kanwil DJBC Kalbagtim setelah mendapingi Bapak Pembina DWP Kanwil DJBC Kalbagtim dalam acara penyembelihan dan pembagian hewan qurban.
Mari kita berdoa agar kegiatan positif dan disunnahkan dalam agama Islam ini dapat terus berlangsung di masa yang akan datang dan semoga menjadi berkah dan mendatangkan pahala bagi siapa saja yang ikut serta dan mendukung kegiatan ini. Amiin...
Salam berbagi, salam redaksi.
*Eo....**
Rabu, 31 Oktober 2012
Anggrek dalam lensa....
Apapun jenisnya, bunga anggrek selalu menakjubkan. Ibu Erna Oentarto, Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim adalah salah satu dari sekian banyak pengagum keindahan bunga anggrek. Kebetulan beliau juga menyukai fotografi, sehingga kekaguman akan keanggunan bunga anggrek tersebut diabadikan melalui berbagai hasil jepretan kamera yang beliau bagi untuk ibu-ibu dan para pembaca Blog pada postingan ini...
Selamat menikmati....
Salam keindahan dan keanggunan...
Salam Redaksi..
*eo
Selamat menikmati....
Salam keindahan dan keanggunan...
Salam Redaksi..
*eo
Mengenal Anggrek
Wanita dan bunga, dua "sesuatu" yang tidak dapat dipisahkan :) ... Bunga sering diidentikkan dengan wanita karena keindahannya dan keanggunannya selalu dapat diandalkan untuk menyemarakkan suasana....
Dalam upaya meningkatkan wawasan dan juga memperdalam pengetahuan khususnya tentang tanaman anggrek, DWP Kanwil DJBC Kalbagtim pada hari Kamis, tanggal 25 Oktober 2012 mengundang pakar anggrek Balikpapan, Bapak Mardi untuk berbagi ilmu tentang jenis-jenis anggrek dan cara merawatnya.
Pertemuan dilaksanakan di teras samping rumah dinas Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim dan dihadiri oleh para pengurus dan anggota DWP Kanwil DJBC Kalbagtim maupun sebagian karyawati. Dalam demonya Bapak Mardi memperkenalkan kepada ibu-ibu berbagai jenis anggrek dan cara merawatnya.
Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, ibu-ibu semakin memahami cara merawat dan memelihara anggrek.
Bunga anggrek adalah salah satu kekayaan alam yang luar biasa indah yang ada di tanah air kita tercinta. Dengan aktif memelihara anggrek apalagi berperan dalam membudidayakannya berarti ikut pula melestarikan kekayaan alam tersebut.
Tampak dalam gambar Ketua DWP, Ibu Erna Oentarto berpose bersama sebagian ibu pengurus, dan anggota DWP serta karyawati sesaat sebelum acara selesai.
Mari lestarikan kekayaan alam Indonesia...
Salam Redaksi
*Eo..
Dalam upaya meningkatkan wawasan dan juga memperdalam pengetahuan khususnya tentang tanaman anggrek, DWP Kanwil DJBC Kalbagtim pada hari Kamis, tanggal 25 Oktober 2012 mengundang pakar anggrek Balikpapan, Bapak Mardi untuk berbagi ilmu tentang jenis-jenis anggrek dan cara merawatnya.
Pertemuan dilaksanakan di teras samping rumah dinas Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim dan dihadiri oleh para pengurus dan anggota DWP Kanwil DJBC Kalbagtim maupun sebagian karyawati. Dalam demonya Bapak Mardi memperkenalkan kepada ibu-ibu berbagai jenis anggrek dan cara merawatnya.
Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, ibu-ibu semakin memahami cara merawat dan memelihara anggrek.
Bunga anggrek adalah salah satu kekayaan alam yang luar biasa indah yang ada di tanah air kita tercinta. Dengan aktif memelihara anggrek apalagi berperan dalam membudidayakannya berarti ikut pula melestarikan kekayaan alam tersebut.
Tampak dalam gambar Ketua DWP, Ibu Erna Oentarto berpose bersama sebagian ibu pengurus, dan anggota DWP serta karyawati sesaat sebelum acara selesai.
Mari lestarikan kekayaan alam Indonesia...
Salam Redaksi
*Eo..
Selasa, 30 Oktober 2012
Arisan di Rumah Dinas
Pada hari Kamis, tanggal 25 OKtober 2012 yang lalu, pertemuan rutin DWP Kanwil DJBC Kalbagtim diselenggarakan di rumah dinas Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim, di daerah Klandasan. Pertemuan yang diselenggarakan secara lesehan tersebut berjalan lancar dan penuh keakraban. Ibu Erna Oentarto selaku Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim sengaja mengundang ibu-ibu untuk pertemuan rutin di Rumah Dinas dengan maksud agar memberikan variasi kegiatan, pertemuan kadang di lakukan di Kanwil, di Kantor Pelayanan, di pantai...juga di rumah dinas.
Ibu Erna Oentarto juga berharap agar pertemuan rutin DWP dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif yang bersifat menambah ilmu dan memotivasi para ibu agar semakin mahir dalam berorganisasi.
Tampak dalam gambar, ibu-ibu menikmati melihat isi blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim dengan beberapa posting baru diantaranya tentang pencegahan dini kanker leher rahim, mengenal daun ginseng jawa dan tuntunan melaksanakan sholat Ied.
Pertemuan rutin ini diakhiri dengan arisan, lotere dan doorprice.
Salam Redaksi
*Eo**
Dalam pengarahannya, Ibu Erna Oentarto menyampaikan terima kasih atas kehadiran para ibu dalam pertemuan tersebut dan berharap agar yang belum bisa hadir pada kesempatan itu semoga di lain waktu dapat hadir untuk menyambung dan mempererat silaturahim.
Berhubung keesokan harinya adalah Hari Raya Iedul Qurban, maka Ibu Ketua juga menyampaikan selamat Hari Raya Iedul Qurban khususnya kepada yang muslim dan bersama ibu-ibu membahas tata cara melaksanakan sholat Ied yang juga dapat dibaca di Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim.
Ibu Erna Oentarto juga berharap agar pertemuan rutin DWP dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif yang bersifat menambah ilmu dan memotivasi para ibu agar semakin mahir dalam berorganisasi.
Tampak dalam gambar, ibu-ibu menikmati melihat isi blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim dengan beberapa posting baru diantaranya tentang pencegahan dini kanker leher rahim, mengenal daun ginseng jawa dan tuntunan melaksanakan sholat Ied.
Pertemuan rutin ini diakhiri dengan arisan, lotere dan doorprice.
Salam Redaksi
*Eo**
Jumat, 12 Oktober 2012
Sunnah dan Tuntunan Sholat Iedul Adha
Hari Raya Iedul Adha tahun ini Insya Allah akan jatuh pada hari Jum'at, tanggal 26 Oktober 2012. Persiapan umat Islam dalam menyambutnya sudah mulai terasa diantaranya mempersiapkan diri dan keluarga untuk berqurban. Hal penting lain yang dilakukan oleh umat muslim adalah Sholat Iedul Adha, sebagai sholat sunnah muakkad. Ada baiknya pada kesmepatan ini kita mengingat kembali sunnah dan tuntunan Sholat Iedul Adha agar tata cara ibadah yang kita lakukan benar sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah SWT dan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sunnah dan tuntunan khususnya bagi makmum diantaranya:
1. Mambersihkan diri dan memakai wewangian.
Disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu dan memakai wewangian sebelum melaksanakan Sholat Ied. Akan lebih sempurna bila dilambahkan dengan memotong dan merapikan kuku dan mengenakan pakaian yang bersih dan terbaik.
2. Tidak makan dulu
Berbeda dengan sholat Iedul Fitri yang justru kita dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat sholat. Pada saat akan melaksanakan sholat Iedul Adha dianjurkan untuk tidak makan terlebih dahulu.
3. Dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan.
Sholat Ied dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan. Usahakan rute kita berangkat ke masjid atau lapangan berbeda dengan rute pulang kita. Bagi yang melaksanakan di lapangan, begitu sampai tujuan langsung mengambil tempat sesuai arahan penyelenggara, sehingga shof/barisan sholat rapi dan teratur (tidak melakukan sholat "tahiyatul lapangan"). Jangan lupa bersodaqoh dengan memasukkan sebagian rizki kita ke kotak amal yang biasanya diedarkan oleh panitia.
4. Takbir
Kumandangkan takbir sepanjang perjalana menuju masjid/lapangan maupun setelah berada di masjid/lapangan, sambil menunggu sholat Ied dimulai.
Allahuakbar...Allahuakbar...Allahuakbar...
Laa ilaaha illalahu wallahu akbar...
allahuakbar wa lillahil hamdu....
5. Sholat
Setelah takbiratul ikhrom, dilanjut membaca iftitah. Ikuti imam yang takbir tujuh kali pada rakaat pertama. Baca kalimat tasbih diantara takbir.
Subhanallah wa laaa ilaa ha illallah allahuakbar...
Pada rakaat kedua imam akan mengawalinya dengan lima takbir. Ikuti semua gerakan imam dengan khusyu.
6. Mendengarkan khutbah
Bacaan khutbah juga merupakan bagian dari sholat Ied . Oleh karena itu untuk sempurnanya sholat Ied, para jamaah harus pula mendengarkan khutbah sampai selesai. Kemudian setelah selesai melakukan sholat Iedul Adha kaum muslimin dianjurkan untuk saling bersilaturahim dan melaksanakan penyembelihan hewan qurban kemudian membaginya kepada yang berhak.
Salam silaturahim. Semoga Allah meridhoi amal perbuatan kita...aminn.
Salam Redaksi **Eo
1. Mambersihkan diri dan memakai wewangian.
Disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu dan memakai wewangian sebelum melaksanakan Sholat Ied. Akan lebih sempurna bila dilambahkan dengan memotong dan merapikan kuku dan mengenakan pakaian yang bersih dan terbaik.
2. Tidak makan dulu
Berbeda dengan sholat Iedul Fitri yang justru kita dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat sholat. Pada saat akan melaksanakan sholat Iedul Adha dianjurkan untuk tidak makan terlebih dahulu.
3. Dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan.
Sholat Ied dapat dilaksanakan di masjid ataupun lapangan. Usahakan rute kita berangkat ke masjid atau lapangan berbeda dengan rute pulang kita. Bagi yang melaksanakan di lapangan, begitu sampai tujuan langsung mengambil tempat sesuai arahan penyelenggara, sehingga shof/barisan sholat rapi dan teratur (tidak melakukan sholat "tahiyatul lapangan"). Jangan lupa bersodaqoh dengan memasukkan sebagian rizki kita ke kotak amal yang biasanya diedarkan oleh panitia.
4. Takbir
Kumandangkan takbir sepanjang perjalana menuju masjid/lapangan maupun setelah berada di masjid/lapangan, sambil menunggu sholat Ied dimulai.
Allahuakbar...Allahuakbar...Allahuakbar...
Laa ilaaha illalahu wallahu akbar...
allahuakbar wa lillahil hamdu....
5. Sholat
Setelah takbiratul ikhrom, dilanjut membaca iftitah. Ikuti imam yang takbir tujuh kali pada rakaat pertama. Baca kalimat tasbih diantara takbir.
Subhanallah wa laaa ilaa ha illallah allahuakbar...
Pada rakaat kedua imam akan mengawalinya dengan lima takbir. Ikuti semua gerakan imam dengan khusyu.
6. Mendengarkan khutbah
Bacaan khutbah juga merupakan bagian dari sholat Ied . Oleh karena itu untuk sempurnanya sholat Ied, para jamaah harus pula mendengarkan khutbah sampai selesai. Kemudian setelah selesai melakukan sholat Iedul Adha kaum muslimin dianjurkan untuk saling bersilaturahim dan melaksanakan penyembelihan hewan qurban kemudian membaginya kepada yang berhak.
Salam silaturahim. Semoga Allah meridhoi amal perbuatan kita...aminn.
Salam Redaksi **Eo
Selasa, 02 Oktober 2012
Selamat Hari Batik Nasional
Sambutan Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim pada Hari Batik Nasional
Yang saya sayangi dan banggakan Ibu-Ibu pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur.
Hari ini, tanggal 2 Oktober 2012 ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai Hari Batik Nasional. Pemerintah RI melalui Keputusan Presiden Nomor 33 tahun 2009 tertanggal 17 November 2009 menetapkan tanggal 2 Oktober 2012 sebagai Hari Batik Nasional. Tanggal 2 Oktober dipilih karena pada tanggal itulah UNESCO, Badan PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan mengakui batik sebagai salah satu warisan budaya dunia yang lahir dari bumi Indonesia, dan memasukkan batik ke dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia.
Kalau dunia sudah mengakui bahwa batik lahir di bumi pertiwi ini, maka kita sebagai bangsa Indonesia sudah semestinya merasa bangga dan mengekspresikan kebanggaan itu dengan cara menghargai batik itu sendiri, memelihara keberadaannya, memperdalam pengetahuan tentang batik dan menularkanya ke generasi penerus kita, dan melindungi dari kelangkaan.
Di hari Batik Nasional ini saya menghimbau kepara para ibu untuk mengajak anggota keluarga, sanak saudara dan kolega untuk mengenakan batik. Batik yang dikenakan pada momen dan dengan gaya yang pas akan makin memancarkan keelokannya.
Mari hargai, lindungi dan lestarikan budaya negeri Indonesia...
Wassalam Wr. Wb.
Hj. Erna Oentarto
Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim.
(catatan redaksi: batik yang dikenakan oleh Bapak Pembina dan Ibu Ketua adalah sarimbit batik tulis lasem dengan motif negotiating birds)
Sabtu, 29 September 2012
Ginseng Jawa
Ginseng jawa adalah sejenis tanaman perdu yang semi menjalar sehingga dapat digunakan untuk tanaman penutup tanah, dengan bentuk daun memanjang berwarna hijau segar. Ginseng jawa dapat dibiakkan dengan mudah baik melalui stek batang ataupun melalui biji. Tanaman yang menyukai tanah gembur dan penyiramanan yang cukup ini mempunyai bunga mungil yang cantik berwarna merah jambu keunguan. Tak heran tanaman ini dapat pula berfungsi sebagai tanaman hias.
Dari akar sampai daun, ginseng jawa dapat dikonsumsi. Apabila dibiakkan melalui biji, akar tanaman akan cenderung mengembung dan umbi tanaman ini dapat dikeringkan dan diyakini bisa dijadikan ramuan obat-obatan. Sedangkan daunnya dapat diolah menjadi aneka masakan. Bila anda suka mie rebus maka daun ginseng jawa dapat dijadikan campurannya sebagai pengganti daun sawi. Atau daun ginseng jawa dapat ditumis, dimasak ca, atau bahkan dapat pula dimasak menjadi sayur bening atau sup. Yang perlu diingat dalam mengolah, agar daun hijaunya tidak banyak berubah warna, perlu dimasak dengan menggunakan api besar dan cepat.
Tampak dalam gambar di atas, Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto dan Wakil Ketua, Ibu Wulan Djanurindro sedang panen daun ginseng yang tumbuh subur di halaman rumah dinas Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim.
Meskipun belum ada penelitian resmi mengenai khasiat tanaman ginseng jawa ini namun banyak yang meyakini bahwa daunnya bermanfaat untuk menumbuhkan selera makan, meningkatkan kecerdasan, menambah lancar produksi air susu dan daun yang ditumbuk halus dapat dijadikan obat luat untuk menyembuhkan bisul. Yang jelas, daun ginseng jawa mengandung vitamin A dan berserat tinggi. Sedangkan pada akarnya terdapat kandungan zat aktif saponim, flavonoid dan tanin yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Mari memanfaatkan aneka tanaman yang tumbuh di sekitar kita. Allah SWT pasti menciptakan aneka tanaman tersebut dengan berbagai khasiatnya. Subhanallah.
Salam sehat,
Salam redaksi.
**Eo
Senin, 17 September 2012
Ibu-Ibu dan Pantai Lamaru...
Diantara debur ombak memburu...
diantara desau angin menderu....
inilah satu lagi gaya ibu-ibu...
saat arisan dan halal bihalal di pantai Lamaru...
seruuu....
Salam hangat,
Salam Redaksi *Eo
Gaya Teranyar, di Pantai Manggar...
Tanpa banyak komentar...
ini dia..
gaya ibu-ibu teranyar,,,
saat di Pantai Manggar......
Salam santai dari pantai..
Salam Redaksi *Eo
Halal Bi Halal di pantai....
Jum'at pagi, 27 September 2012 adalah hari khusus bagi pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kanwil DJBC Kalbagtim, karena pada hari itu dilaksanakan "moving" arisan dan halal bi halal. Moving arisan maksudnya adalah bahwa kalau biasanya arisan diselenggarakan di aula Kanwil DJBC Kalbagtim atau di aula KPPBC Balikpapan, sekali ini arisan pindah ke.....pantai! Pantai Manggar. Tujuannya adalah untuk variasi, menghindari kemonotonan. Selain itu, pertemuan arisan ini juga ada plus-nya yaitu plus halal bi halal, karena diselenggarakan di bulan Syawal.
Ketua DWP DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto dalam sambutannya mengucapkan selamat hari Raya Iedul Fitri, dan beliau atas nama pribadi, ketua maupun mewakili keluarga menyampaikan permintaan maaf apabila selama bersama-sama dengan ibu-ibu ada hal-hal yang tidak berkenan. Kemudian, Ibu Erna Oentarto juga mengingatkan akan arti penting silaturahim, diantaranya menyambung kembali dan mempererat ukhuwah...
Pada kesempatan ini pula, dikarenakan ada satu anggota yang suaminya telah memasuki masa purna bakti, yaitu Ibu Sair, maka Ibu Erna Oentarto secara khusus menyampaikan terimakasih atas keaktifan Ibu Sair selama ini, dan meminta untuk tetap aktif di dalam kegiatan-kegiatan DWP JCBC Kalbagtim. Ibu Erna Oentarto juga memberi kesempatan kepada Ibu Rudi, anggota baru, untuk memperkenalkan diri dan berharap agar di masa yang akan datang ibu Rudi dapat aktif dalam kegiatan DWP.
Tampak dalam gambar di atas Ibu Erna Oentarto menyampaikan kenang-kenangan tanda kasih dari pengurus dan anggota serta dari pribadi. Alhamdulillah, Ibu sair telah berhasil mendampingi suami sampai pensiun, Insya Allah akhir tugas yang baik. Amiin.
Setelah arisan, acara dilanjutkan dengan halal bi halal. Para ibu bersalaman berkeliling, saling maaf memaafkan disaksikan deburan ombak dan semilir angin pantai Manggar....
Salam hangat, saling memaafkan.
*Redaksi *Eo
Ketua DWP DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto dalam sambutannya mengucapkan selamat hari Raya Iedul Fitri, dan beliau atas nama pribadi, ketua maupun mewakili keluarga menyampaikan permintaan maaf apabila selama bersama-sama dengan ibu-ibu ada hal-hal yang tidak berkenan. Kemudian, Ibu Erna Oentarto juga mengingatkan akan arti penting silaturahim, diantaranya menyambung kembali dan mempererat ukhuwah...
Pada kesempatan ini pula, dikarenakan ada satu anggota yang suaminya telah memasuki masa purna bakti, yaitu Ibu Sair, maka Ibu Erna Oentarto secara khusus menyampaikan terimakasih atas keaktifan Ibu Sair selama ini, dan meminta untuk tetap aktif di dalam kegiatan-kegiatan DWP JCBC Kalbagtim. Ibu Erna Oentarto juga memberi kesempatan kepada Ibu Rudi, anggota baru, untuk memperkenalkan diri dan berharap agar di masa yang akan datang ibu Rudi dapat aktif dalam kegiatan DWP.
Tampak dalam gambar di atas Ibu Erna Oentarto menyampaikan kenang-kenangan tanda kasih dari pengurus dan anggota serta dari pribadi. Alhamdulillah, Ibu sair telah berhasil mendampingi suami sampai pensiun, Insya Allah akhir tugas yang baik. Amiin.
Setelah arisan, acara dilanjutkan dengan halal bi halal. Para ibu bersalaman berkeliling, saling maaf memaafkan disaksikan deburan ombak dan semilir angin pantai Manggar....
Salam hangat, saling memaafkan.
*Redaksi *Eo
Langganan:
Postingan (Atom)




