Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur. Sekretariat: Jalan Jenderal Sudirman 546, Balikpapan Kalimantan Timur.

Minggu, 13 November 2011

Festival Jukung Hias


Sedikit flash back.
Pada tanggal 24 September 2011 yang lalu, bertepatan dengan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 485, Redaksi Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim berkesempatan menyaksikan atraksi unik khas Banjarmasin, yaitu: Festival Jukung.
Jukung adalah sejenis perahu. Pada Festival Jukung tersebut, para peserta  berlomba menghias jukung mereka seindah mungkin dengan berbagai ornamen khas Banjar dan taburan lampu hias (tanglong) warna-warni. Lomba dan penilaian jukung dilaksanakan di Sungai Barito.  Penilaian jukung dilaksanakan 2 kali, pada siang dan malam hari. Siang hari jukung dinilai keindahan  bentuk dan ornamen hiasannya dan penunjangnya semisal penampilan seni khas Banjar, sedangkan pada malam hari giliran tanglong-nya yang memperoleh penilaian dari juri.






Jukung-jukung berhias dan bertabur tanglong warna-warni sungguh atraksi tersendiri yang unik, indah dan mengesankan. Sinar tanglong yang dipantulkan oleh air sungai Barito terlihat sangat fantastis dan romantis. Tak heran warga Banjar tak mau melewatkan untuk menyaksikan peristiwa istimewa ini dari tepian sepanjang sungai Barito.

Tampak gambar: lautan manusia memadati jalanan arah tepian sungai Barito dengan satu tujuan: menyaksikan Festival Jukung, hiburan rakyat yang tidak setiap saat bisa mereka nikmati.

Redaksi Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim sungguh beruntung dan bersyukur mendapatkan kesempatan langka yang mungkin hanya terjadi satu atau dua tahun sekali di kota Banjarmasin ini. Mari kita dukung pelestarian budaya asli Nusantara, supaya anak cucu kita tidak kehilangan citra diri bangsa ini.

Selamat Hari Jadi Jadi Kota Banjarmasin ke 485. Banjarmasin Bungas, Banjarmasin Cantik!

Salam Redaksi.
##e0

Kamis, 10 November 2011

Soto BanjaR

Mendung, hujan sehari-hari, angin dan dingin. Cuaca yang sudah jamak kita jumpai khususnya di musim penghujan, seperti di bulan November ini.
Menu makan siang apa yang cocok untuk suasana gerimis? Bagaimana dengan Soto Banjar?  :)
Berikut proses membuat Soto Banjar versi dapur DWP Kanwil DJBC Kalbagtim...


Bahan yang diperlukan:
* 1 ekor ayam kampung betina muda  :)
* 1 1/2 liter kaldu ayam

Bumbu yang perlu disiapkan:
* 5 cm kayu manis, 4 butir kapulaga, 5 butir cengkeh, 4 buah bunga sisir dan 1/2 butir pala yang dibungkus bersama-sama dalam kain yang diikat kencang.
* 10 siung bawang merah, 5 siung bawang putih, garam secukupnya, merica secukupnya, segenggam kenari yang diuleg bersama hingga halus

Pelengkap yang diperlukan:
* suun putih yang telah direndam hingga lunak
* telur ayam atau bebek sesuai selera, rebus hingga matang
* ketupat dipotong tipis-tipis
* perkedel kentang
* 2 sdm mentega yamin agar kuah soto kuning
* 5 lembar daun ganti sebagai pengharum kuah
* bawang goreng secukupnya
* daun seledri dipotong halus secukupnya

Sambel:
kukus cabai rawit merah, haluskan dengan bawang putih dan garam, kemudian goreng sampai matang dan tambahkan air secukupnya.

Cara memasak soto:
* rebus ayam bersama bumbu yang telah diikat tadi
* tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum dan masukkan ke dalam rebusan ayam
* tambahkan ke dalam kuah soto: daun ganti
* masukkan mentega yamin sesaat sebelum mematikan api kompor
* suwir-suwir ayam, sajikan dengan ketupat, suun, telur diiris-iris, perkedel, jeruk nipis dan sambel...

Selamat menikmati Soto Banjar :)


Salam Redaksi
**e0

Iedul Adha 1432 H

Allahu Akbar..Allahu Akbar..
Laa Ilaa ha Illallahu Allahu Akbar..
Allahu Akbar wa lillahilhamd...

Dalam rangka Hari Raya Iedul Qurban 1432 H, DWP Kanwil DJBC Kalbagtim ikut pula berpartisipasi dalam kegiatan penyembelihan hewan korban di Kantor Wilayah DJBC Kalbagtim yang diselenggarakan hari Minggu, tanggal 06 November 2011 yang lalu. Daging korban dibagikan kepada masyarakat sekitar Kanwil DJBC Kalbagtim.

Berkorban adalah bentuk ketaatan atas perintah Allah SWT, dan usaha untuk berbagi dengan sesama.
Semoga amal ibadah kita mendapat ridho Allah SWT. Amin.


Suasana pelaksanaan Sholat Iedul Adha, di Masjid Agung Balikpapan


Penyembelihan hewan korban, di halaman Kanwil DJBC Kalbagtim



Penasehat DWP Kanwil DJBC, Bapak Oentarto Wibowo
dengan latar belakang kesibukan penyembelihan hewan qurban


Salam Redaksi
**e0

white lotus for the heroes...



...though sometimes alone...
even often lonely..

though among dirtiness..
but the white shines..
indeed gorgeous and something...

..the white lotus for the heroes..


DWP Kanwil DJBC Kalbagtim mengucapkan "Selamat Hari Pahlawan, 10 November 2011"
Mari mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata ini
dengan kegiatan yang bermanfaat, dengan damai dan saling menghargai...

Semoga jasa para pahlawan yang telah gugur mendapat ganjaran setimpal dari Allah SWT, Tuhan yang Maha Adil, sesuai dengan pengorbanannya. Amin.

(Keterangan gambar: teratai liar putih, di suatu sungai, di Banjarmasin)

Salam Redaksi

eo**

Rabu, 09 November 2011

Cinta produk Indonesia

"Jangan berharap bangsa lain menghargai budaya kita, kalau kita sendiri tak pernah peduli...."

Tak dipungkiri bahwa Indonesia sungguh kaya akan budaya. Betapa unik aneka upacara adat, pakaian adat, ragam bahasa, variasi kuliner yang terbentang tak ada yang sama dari Sabang sampai Merauke.

Salah satu yang mengagumkan adalah beragamnya kain tradisional Indonesia, semuanya indah penuh pesona.
DWP Kanwil DJBC Kalbagtim mengklaim sebagai organisasi yang cinta produk Indonesia, cinta kain tradisional Indonesia. Sekali ini kecintaan tersebut diwujudkan dengan para ibu mengenakan baju batik pada pertemuan rutin dan silaturahim tanggal 04 November 2011.



Baju yang dikenakan para ibu pada kesempatan itu adalah baju batik Solo berwarna hijau segar. Batik tersebut dibuat oleh para pengrajin dengan proses kombinasi cap dan tulis. Yang unik, bahwa semua ibu mengenakan batik bernuansa hijau adalah simbol persatuan dan kekompakan. Kemudian, apabila diperhatikan dengan lebih teliti, setiap kain yang dikenakan oleh para ibu tersebut meskipun berkesan serupa tetapi sesungguhnya mempunyai corak dan batikan yang tidak sama, ada yang berornamen burung, kupu-kupu, bunga, motif truntum, lereng dan sebagainya. Dengan demikian, serupa tapi tak sama. Kompak dan bersatu, tetapi para ibu tetap mempunyai kepribadiannya masing-masing, saling melengkapi, saling...take and give...



Hijau-hijau..

Cara merawat kain batik pada dasarnya sama dengan cara merawat kain tradisional sesirangan atau yang sejenisnya. Gunakan sabun yang lembut atau sabun khusus batik yang disebut "lerak". Pada saat menjemur, hindarkan dari sengatan matahari langsung, cukup diangin-anginkan di keteduhan. Saat menyeterika, jangan gunakan seterika yang terlalu panas. Simpan di lemari dengan sesekali diangin-anginkan apabila lama tidak dipakai.
Apabila dirawat dengan baik dan benar, batik akan awet warnanya, terjaga dari kepudaran.
Mari melestarikan budaya Nusantara dengan mengenakan kain tradisional di setiap kesempatan yang ada :)

Salam Redaksi
**e0

Selasa, 08 November 2011

Purna Bhakti...

Terhitung mulai tanggal 01 November 2011, salah satu pengurus DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Ibu Meilani A. Muzakir, telah menyelesaikan tugasnya sebagai pendamping Pegawai Negeri Sipil, dikarenakan pada tanggal tersebut suami Ibu Muzakir, Bapak A. Muzakir, telah memasuki masa pensiun.

Redaksi Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim mengucapkan selamat atas purna bakti tersebut, alhamdulillah Ibu Muzakir telah sukses mendampingi suami sampai beliau menyelesaikan tugas sebagai PNS dengan baik dan Insya Allah khusnul khotimah. Amin.

Ibu Muzakir (nomor 3 dari kiri) saat menerima kenang-kenangan dari anggota, yang diserahkan oleh Ketua DWP, Ibu Erna Oentarto (paling kanan)


Meskipun Bapak A. Muzakir telah pensiun, bukan berarti kiprah Ibu Muzakir di dalam organisasi DWP berakhir. Ibu Muzakir masih diperlukan tenaga dan pikirannya untuk tetap memperkuat kepengurusan DWP dan Alhamdulillah Ibu Muzakir tidak keberatan.

Ibu  Muzakir (tengah) berpose dengan sebagian pengurus setelah acara pemberian kenang-kenangan.

Sekali lagi Redaksi Blog mengucapkan selamat kepada Ibu Muzakir, selamat mendampingi suami di masa pensiun beliau, semoga semakin mendapatkan kelonggaran waktu untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Amin.

Salam redaksi

**eo^^

Pengarahan Penasehat DWP DJBC Kalbagtim

Penasehat DWP, Bapak Oentarto Wibowo saat sedang memberikan pengarahan.
Di samping beliau, Ketua DWP, Ny. Erna Oentarto Wibowo

Pada pertemuan rutin dan silaturahim DWP Kanwil DJBC Kalbagtim tanggal 04 November 2011
, pengurus memohon Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim, Bapak oentarto Wibowo, untuk memberikan pengarahan.

Dalam pengarahannya, Bapak Oentarto Wibowo menyampaikan agar Dharma Wanita Persatuan lebih kreatif lagi dalam mengisi kegiatan rutinnya sehingga tidak berkesan membosankan dan monoton. Kegiatan yang positif dan bermanfaat, misalnya mengundang nara sumber dari berbagai disiplin ilmu dan ketrampilan, diharapkan akan dapat menjadi daya tarik sehingga pertemuan Dharma Wanita adalah pertemuan yang ditunggu-tunggu anggotanya.

Pada kesempatan itu pula, Bapak Oentarto mengingatkan kepada kita semua untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita semua. "Janganlah menengadah saat menuruni tangga", artinya saat diri kita merasa "turun", merasa "di bawah" janganlah kita membandingkan dengan keadaan orang lain dengan posisi lebih tinggi, karena hal tersebut dapat menjadikan kita menyesali nasib dan lupa untuk bersyukur. Demikian Bapak penasehat melanjutkan pengarahannya.

Terakhir beliau juga menyampaikan, bahwa kebersamaan adalah perlu. Agenda kegiatan yang melibatkan seluruh anggota keluarga, sehingga bisa saling mengenal, apabila dapat dilaksanakan akan menambah keakraban.

Salam Redaksi
**eo--

Sabtu, 29 Oktober 2011

LAUNCHING BLOG


"Selamat atas peluncuran blog Dharma Wanita Kanwil DJBC Kalbagtim. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi semua anggota dan pembaca blog ini, baik di lingkungan instansi Dit.Jen. Bea dan Cukai, maupun masyarakat luas. Insya Allah.." (Penasehat DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Oentarto Wibowo)

Demikian kesan dan pesan yang berkenan diketik sendiri oleh Penasehat DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Bapak Oentarto Wibowo, pada peluncuran perdana Blog Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur. Launching blog dengan alamat http://dwbckalbagtim.blogspot.com ini diselenggarakan pada hari Jum'at, tanggal 04 November 2011 bertepatan pula dengan pertemuan rutin dan silaturahim pengurus dan anggota DWP Kanwil DJBC Kalbagtim.

Bapak Penasehat dan Ibu Ketua saat membuka Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim

Blog ini dibuat dalam rangka untuk merangsang ketertarikan ibu-ibu terhadap kemajuan dan perubahan teknologi, juga dimaksudkan untukmenampung aspirasi dan kreativitas ibu-ibu DWP Kanwil DJBC. Posting blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim ini sangat beragam, diantaranya  memuat kegiatan DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, info seputar trik dan tip kecantikan dan kesehatan, promosi wisata, kuliner maupun pengetahuan dan lain sebagainya.

Bapak Penasehat saat mengetik kesan dan pesannya yang menjadi salah satu posting blog.

Terimakasih Redaksi ucapkan atas dukungan dan sumbang saran Bapak Penasehat, semoga Blog ini bermanfaat bagi semua anggota dan masyarakat, Insya Allah, amiin.
Blog ini terbuka untuk semua anggota DWP Kanwil DJBC Kalbagtim maupun simpatisannya.
Redaksi berharap ibu-ibu anggota memanfaatkan blog ini sebagai ajang komunikasi, silaturahim maupun berbagi ilmu. Bagi yang berminat mengisi blog ini, silakan menghubungi Redaksi. Terimakasih.

Salam Blogger!
Salam Redaksi.

**eo

Kamis, 27 Oktober 2011

Susunan Pengurus DWP Kanwil DJBC Kalbagtim


SUSUNAN PENGURUS
DHARMA WANITA PERSATUAN
KANWIL DJBC KALBAGTIM

Dalam rangka penyesuaian pejabat dan penyegaran serta regenerasi organisasi, pada tanggal 19 Oktober 2011 telah ditetapkan kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur melalui musyawarah dan mufakat sebagai berikut:

Ketua : Ibu Erna Oentarto Wibowo
Wakil Ketua : Ibu Suryani Edi Burman
Sekretaris 1 : Ibu Dian Arman Sihombing
Sekretaris 2 : Ibu Linawati
Sekretaris 3 : Ibu Endah
Bendahara 1 : Ibu Meilani A. Muzakir
Bendahara 2 : Ibu Muzaimah Darpiansyah
Bidang Pendidikan 1 : Ibu Sister Hendro
Bidang Pendidikan 2 : Ibu Drg. Tri Hesti Kromo Harwanto
Bidang pendidikan 3 : Ibu Zuraidah Abdul Hamid
Bidang pendidikan 4 : Ibu Kemala Sari Subianto
Bidang pendidikan 5 : Ibu Suprapti Ismiranto
Bidang Ekonomi 1 : Ibu Muriani Sair
Bidang Ekonomi 2 : Ibu Nurul Acep Herman
Bidang Ekonomi 3 : Ibu Tutut Basuki
Bidang Ekonomi 4 : Ibu Marni Anisral
Bidang Ekonomi 5 : Ibu Neneng Jamilah A. Yani
Bidang Ekonomi 6 : Ibu Atik Jamaludin
Bidang Sosbud 1 : Ibu Eryana Hairani
Bidang Sosbud 2 : Ibu Eeng Rusmana
Bidang Sosbud 3 : Ibu Maskah Dedi Suhardi
Bidang Sosbud 4 : Ibu Zumrah Mukmin

Kepengurusan ini berlaku mulai tanggal ditetapkan dan berakhir sampai diangkatnya susunan kepengurusan yang baru sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Redaksi Blog DWP Kanwil DJBC Kalbagtim mengucapkan selamat melaksanakan tugas kepada para pengurus yang telah ditetapkan. Semoga kiprah, karya dan pengabdian ibu bermanfaat bagi organisasi, keluarga dan masyarakat. Amin.

Salam Redaksi.
-eo-

BINGKA

Bingka, kue legit khas Kalimantan Selatan. Bagaimana cara membuatnya? Ibu Taryono, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Pelayanan Bea Dan Cukai Banjarmasin dan Ibu Ani, pegawai pada KPPBC Banjarmasin berbagi resep untuk ibu-ibu semua...

Resep membuat Bingka Kalimantan Selatan:

BAHAN:
1. 1,5 telur ayam
2. 1/4 kg kentang
3. 1/2 kg kelapa parut
4. 7 sendok tepung terigu
5. 1/2 ons gula pasir
6. 3 sendok susu kental manis
7. garam secukupnya
8. vanila secukupnya

CARA MEMBUAT:
Peras santan dengan satu gelas air, lalu rebus hingga matang dan menjadi 3/4 gelas. Rebus kentang, setelah masak dan empuk, haluskan. Siapkan telur, gula, vanila dan garam dalam takaran secukupnya  yang sudah diaduk menjadi satu. Satukan kentang, tepung dan adonan telur, susu, gula, garam dan vanila dan aduklah sampai menyatu. Kemudian masukkan adonan ke dalam cetakan, bakar dengan api sedang sampai matang kecoklatan.
Bingka siap dihidangkan. :)

Selamat mencoba, salam dari Banjarmasin Kalimantan Selatan :)

Ibu Ani (kiri) dan Ibu Taryono (kanan)

Terima kasih kiriman resepnya. Ibu-ibu yang ingin berbagi resep lain, silakan menghubungi Redaksi Blog DWP Kalbagtim. Ditunggu resep-resep khas Kalimantan Bagian Timur lainnya.

Salam Redaksi
-eo)

Sabtu, 01 Oktober 2011

Prihatin: Tahura Sultan Adam

Tahura = Taman Hutan Raya. Tahura Sultan Adam, Kalimantan Selatan berlokasi kurang lebih 20 km dari Martapura, Banjar dan Kotabaru, atau sekitar 50 km dari kota Banjarmasin. Tahura yang seharusnya menjadi kawasan konservasi alam ini, justru sekarang menjadi lahan kritis yang memprihatinkan. Pada saat DWP Kanwil DJBC Kalbagtim mengunjungi Tahura Sultan Adam pada akhir September 2011 yang lalu, setelah berkendara menyusuri jalan naik dengan kondisi jalan yang tidak mulus,  seluas mata memandang hanya disuguhi hutan meranggas dengan daun-daun yang coklat terbakar..


Tanda panah yang menunjuk pada "ekstrem bahaya" di Tahura Sultan Adam


Hutan meranggas karena kebakaran...

Diperlukan kontribusi dan dedikasi semua pihak untuk menyelamatkan Tahura Sultan Adam ini sehingga kehijauan hutannya, gemericik deras air terjunnya, arena berkemah dan wisata buahnya dapat kembali seperti semula dan menjadi warisan tak ternilai bagi anak cucu.. Mari selamatkan alam Indonesia!

Salam redaksi   **eo

Batu Martapura

Martapura, dulu bernama Kayutangi, ibukota Kasultanan Banjar. Saat ini Martapura adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Martapura dijuluki kota intan karena kota ini memang sudah sejak lama (sejak zaman jepang) menjadi sentra kegiatan dagang dan transaksi batu mulia.


Bagi pecinta perhiasan batu mulia maka Martapura adalah syurganya. Aneka perhiasan batu mulai dengan harga ribuan rupiah sampai dengan puluhan bahkan ratusan juta rupiah tersedia.



Setelah anda memborong aneka batu mulia dari Martapura, jangan lupa untuk merawatnya sehingga keindahan alaminya tetap terjaga. Kiat-kiat kita merawat batu permata adalah sebagai berikut:
1. Bersihan batu secara perlahan, gunakan sabun lembut, bilas dengan air hangat dan keringkan dengan kain halus.
2. Jangan biasakan tidur dengan memakai perhiasan, karena gerakan-gerakan tanpa sadar saat tidur dapat merusak perhiasan atau melukai anda.
3. Jauhkan dari bahan kimia yang dapat merusak warna dan kilaunya.
4. Poles batu mulia secara teratur agar terbebas dari kotoran membandel.
5. Simpan di dalam tempat penyimpanan yang terpisah-pisah untuk menghindari rusak karena gesekan.


Mari percantik diri dengan perhiasan alami Indonesia, namun yang utama tetap inner beauty kita... :)

Salam redaksi  **eo

Kunjungan Informal


Pada pertemuan kedua dengan para pengurus dan anggota DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Ketua DWP, Ibu Erna Oentarto, menyempatkan berkunjung ke Banjarmasin untuk pertama kalinya dan bertemu dengan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Pelayanan (KPPBC) Banjarmasin, Ibu Taryono. Berhubung pertemuan tersebut bersifat informal, maka tidak ada acara resmi. Namun demikian, Ibu Erna Oentarto sempat bertemu dan berkenalan dengan sebagian pengurus dan anggota DWP Kantor Pelayanan Banjarmasin yang menjumpai Ibu Ketua di Bandara. Ibu Erna Oentarto berharap semoga dapat bersilaturahim dengan para ibu di Banjarmasin di waktu yang akan datang.


Tampak dalam gambar, Ibu Erna Oentarto didampingi Ibu Taryono dan beberapa pegawai Kantor Pelayanan (KPPBC) Banjarmasin berpose di pinggir sungai Barito sesaat setelah melihat dari dekat aktivitas pasar apung.


Salam Redaksi.


eOw

Halal Bi Halal

Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kanwil DJBC Kalbagtim pada tanggal 23 September 2011 masih bersuasana lebaran karena masih berada di bulan Syawal. Oleh karena itu, selain agenda rutin berupa pengarahan dari Ibu Ketua dan arisan, juga diadakan acara halal bi halal yang dilanjutkan dengan saling bersalaman memaafkan.
Dalam tauziyah hikmah halal bi halal, Bapak Ustadz antara lain menyampaikan bahwa "Jika kamu memaafkan, hal itu dekat dengan syurga."

Al-Ustadz sedang memberikan tausiah hikmah halal bi halal


Kemudian dalam pengarahannya, Ketua DWP Kanwil DJBC Kalbagtim, Ibu Erna Oentarto menyampaikan bahwa DWP adalah organisasi sosial istri PNS, wadah silaturahim, menambah teman dan saudara serta mengembangkan diri. Dengan aktif dalam kegiatan DWP ibu-ibu semakin terasah untuk pintar berorganisasi, berkoordinasi, berkomunikasi yangkecakapan tersebut sangat berguna dalam hidup bermasyarakat.

Selesai acara, Ibu Erna Oentarto (tengah berkerudung kuning) berfoto bersama pengurus dan anggota DWP Kanwil DJBC Kalbagtim yang hadir..


Salam Redaksi **eo


Pantai Lamaru, Balikpapan

Bagi penyuka wisata alam dan air, Pantai Lamaru di daerah Lamaru, Balikpapan dapat menjadi salah satu pilihan. Kontur pantainya yang landai menjadikan pandangan kita lepas ke arah lautan luas, mengingatkan kita pada kekuasaan Allah yang tanpa batas, subhanallah. Cukup mudah untuk mencapai lokasi Pantai lamaru karena pantai tersebut tidak jauh dari jalan raya Lamaru.

Mari mensyukuri dan menikmati keindahan dan kekayaan alam Indonesia dengan cara menghargai dan menjaganya dari kerusakan dan polusi :)


Salam redaksi **eo